Ekonomi

Tax Amnesty Baru Capai 14 Persen Dari Target

JAKARTA, NasionalPos –  Program pengampunan pajak atau tax amnesty tinggal dua bulan lagi. Namun, penerimaan pajak hanya sebesar Rp140,56 triliun atau 14,04 persen dari target Rp. 1000 triliun yang ditetapkan pemerintah.

Program tax amnesty akan berakhir 31 Maret 2017 mendatang. Saat pemerintah meluncurkan program tersebut mulai 1 Juli 2016, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat optimistis programnya dapat menarik dana repatriasi hingga Rp1.000 triliun.

Nyatanya, hingga saat ini jumlah dana yang ditarik kembali ke Indonesia dari para wajib pajak (WP) hanya sebesar Rp140,56 triliun atau hanya 14,04 persen dari target Jokowi.

“Repatriasi tertinggi diperoleh pada September 2016 sebesar Rp82,48 triliun. Disusul Desember 2016 yang tercatat Rp52,57 triliun,” dikutip dari dashboard amnesti pajak, Kamis (2/2/2017).

Sementara, dari target uang tebusan Rp165 triliun, pemerintah tercatat baru mengantongi Rp103,71 triliun atau baru terpenuhi 62,85 persen.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Hestu Yoga Saksama menambahkan, untuk meningkatkan jumlah peserta tax amnesty di dua bulan terakhir ini, instansinya kembali mengirimkan surat imbauan melalui pihak perbankan, yang nantinya bakal diteruskan ke para nasabah.

Yoga menjelaskan, perbankan dilibatkan karena DJP menargetkan para nasabah yang memiliki rekening lebih dari Rp500 juta untuk ikut program tax amnesty.

“Jadi kalau Anda memiliki rekening dengan nilai di atas Rp500 juta, kemungkinan besar Anda akan menerima surat DJP yang dikirim melalui bank yang bersangkutan,” kata Yoga seperti dilansir dari CNN Indonesia.com.

DJP menurutnya telah berkoordinasi dengan Perbanas, Himbara (Himpunan Bank-bank Negara), dan Asbanda (Asosiasi Bank Pembangunan Daerah).  (boi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top