Megapolitan

AHY Bertekad Pimpin Jakarta Dengan Adil

JAKARTA, NasionalPos – Dihadapan sekitar 300 pemuda dan pemudia gereja dari berbagai denominasi se-DKI Jakarta yang tergabung dalam Komunitas Lentera Kasih, calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertekad untuk memimpin Jakarta dengan adil.

“Saya terima kasih banyak kepada seluruh sahabat Lentera Kasih yang sudah mendukung saya dan Mpok Sylvi untuk memimpin Ibukota. Sebagai anak muda, kita memang jangan pernah takut untuk keluar dari zona nyaman dan aman. Sayapun yang didukung keluarga berani mengambil sikap untuk meninggalkan TNI dengan penuh perasaan berat demi mengabdi kepada bangsa dan Negara.  Karena itu, saya bertekad akan memimpin Jakarta dengan adil tanpa membedakan latarbelakang suku, agama kelompok dan golongan,” kata AHY dalam sambutannya di acara deklarasi dukungan Lentera Kasih kepada Agus – Sylvi di Hotel Oasis Amir, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Anak Presiden keenam RI ini menandaskan, bahwa dirinya serta keluarga besarnya sangat menghargai perbedaan. Karena, yakin perbedaan itu merupakan modal dan kekuatan dahsyat negara dan bangsa Indonesia. Dengan, modal itu Indonesia akan menjadi negara yang disegani dan dihormati negara-negara lain di dunia.

“Saya sedih karena adanya isu bahwa saya dan keluarga saya antiperbedaan. Kakek saya, bapak saya mengabdikan hidupnya sebagai tentara mengabdi pada bangsa dan negara ini. Saya sendiri 16 tahun dibina dan ditempa di TNI. Darah kami merah putih dan di dada kami ada Pancasila serta NKRI sudah harga mati. Itu pulalah salah satu alasan saya mau memimpin Ibukota ini untuk tetap menjaga keutuhan dan persatuan,” katanya disambut tepuk tangan seluruh anggota Komunitas Lentera Kasih.

Agus menuturkan, selama 16 tahun di militer telah diajarkan bukan hanya soal kepemimpinan, tapi juga agar selalu mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Untuk itu, dirinya pun bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi warga Jakarta jika kelak nanti terpilih menjadi Gubernur DKI. “Meskipun banyak yang meremehkan saya, tapi biarlah rakyat yang menilai. Kami akan memberikan rasa aman, adil, bermartabat dan sejahtera bagi seluruh warga Jakarta. Biarlah perbedaan itu ada dan tak perlu menjadi homogen. Perbedaan itu tumbuh dalam bingkai NKRI yang didasari Pancasila,” tutur Agus. (wan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top