Top News

Terdakwa Tak Keberatan, Setnov Akan Dihadirkan di Persidangan

JAKARTA, NaionalPos – Para terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP), Irman dan Sugiharto tidak keberatan dengan dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Karena itu, kedua terdakwa sepakat tak akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan terhadap dakwaan.

“Setelah membaca, mencermati dam mendengarkan apa yang disampaikan penuntut umum, maka kami dan terdakwa I serta II tidak akan mengajukan eksepsi,” kata kuasa hukum Soseilo Ari Wibowo.

Selanjutnya, hakim memutuskan untuk melanjutkan sidang pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan para saksi dari jaksa KPK.

Hingga saat ini, tercatat ada 294 saksi yang telah diminta keterangan penyidik KPK terkait kasus tersebut. Dari jumlah tersebut, jaksa hanya akan memanggil 133 saksi dalam persidangan nanti.

“Tentu kami hanya memilih saksi yang relevan dengan dakwaan. Tak perlu seluruhnya dihadirkan di persiangan,” jelas JPU Irene Putri.

Diantara saksi yang akan dihadirkan adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dan beberapa anggota DPR yang namanya disebutkan dalam dakwaan. Tahap awal, jaksa akan langsung memanggil 10 orang saksi.

Meskipun Ketua Majelis Hakim John Halasan Butar-butar menyetujui permintaan jaksa untuk melaksanakan sidang dua kali seminggu. Namun, permintaan tersebut tak bisa langsung direalisasikan pekan ini.

“Memang persidangan dua kali seminggu itu satu-satunya cara untuk memeriksa saksi yang banyak. Kita akan bersidang lagi Kamis mendatang. Tidak tertutup kemungkinan minggu berikutnya dilakukan dua sampai tiga kali persidangan,” tegas John. (dit)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top