Top News

Adik Ipar Jokowi Mengaku Tak Terima Rp1,5 Miliar

JAKARTA, nasilanlpos. Adik ipar Presiden Joko Widodo, Arief Budi Sulistyo, mengaku tak menerima uang senilai Rp1,5 miliar terkait kasus pajak.

Hal itu katakana Arief saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap pajak dengan terdakwa Rajamohanan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Diketahui, dalam dakwaan disebutkan bahwa Rajamohanan membawa dua koper isi uang Rp1,5 miliar saat bertemu Arief.

Dihadapan majelis hakim, Arief mengaku tak membahas permasalahan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia (EKP) saat bertemu Ramapanicker Rajamohanan Nair di Solo pada November 2016.

Arief melanjutkan, Rajamohanan saat itu datang ke Solo atas ajakan sesama rekan pengusaha, Rudy Priyambodo, untuk membicarakan rencana investasi lahan jambu mete di Solo.

“Saat itu, Pak Mohan datang ke Solo saya jemput, terus kami makan di rumah makan Cianjur. Tidak ada pemberian uang, Pak Mohan hanya bilang rencana untuk investasi jambu mete,” kata Arief.

Arief mengaku menjemput Rajamohanan bersama Rudy dan seorang staf perempuan yang diketahui bernama Mustika Herani ketika tiba di Solo. Dan, tak ada transaksi pembayaran saat pertemuan tersebut.

Seperti diketahui, KPK telah menangkap Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak Handang Soekarno dan Rajamohanan dalam operasi tangkap tangan di Jakarta, November 2016.

Saat itu, KPK menyita uang suap untuk Handang sebesar Rp1,9 miliar. Jumlah itu baru sebagian dari total Rp6 miliar yang dijanjikan oleh Rajamohanan. Berdasarkan hasil penyelidikan, suap ditujukan agar Handang menghapus kewajiban pajak PT EKP sebesar Rp78 miliar. (dit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top