Nasional

Ini Deretan Penguasa Hiburan Malam Ibukota

Jakarta–Hotel Alexis yang selama ini dikenal sebagai ‘surga’ hiburan malam di Jakarta, resmi ditutup. Pemprov DKI Jakarta <http://www.tagar.id/tag/jakarta/> tak memperpanjang izin usaha hotel tersebut.

“Kita mengambil keputusan untuk tidak meneruskan izin usaha bagi Alexis,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (30/10).

Alexis menjadi tempat hiburan malam terbesar ketiga yang ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta. Sebelumnya tahun 2014, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok <http://www.tagar.id/tag/ahok/> menutup Miles dan Stadium, legenda hiburan malam Jakarta.

Pasca ditutupnya Miles dan Stadium, Alexis menjadi primadona bagi pencari hiburan malam di Jakarta. Lantai 7 hotel tersebut disebut-sebut sebagai surga dunia. Bukan rahasia lagi sebenarnya kalau di lantai 7 tersedia
beragam tipe perempuan untuk diajak bersenang-senang.

Kini dengan tutupnya Alexis, siapa lagi pemain hiburan malam di Jakarta?

Tagar merangkum dari beberapa sumber, masih banyak tempat hiburan malam high class yang ada di Jakarta.

Tempat-tempat hiburan high class di Jakarta tidak berdiri sendiri. Dunia malam Jakarta dikusai oleh tiga raksasa, yakni Malioboro Group, Alexis Group dan Ismaya Group.

Secara resmi Alexis Group merupakan milik Alex Tirta dan dimanejeri oleh anaknya. Berdasarkan rumor yang beredar, kepemilikan dari Alexis Group tidak hanya dimiliki oleh Alex Tirta. Rumor itu juga mengatakan bahwa
pemilik sebenarnya ialah Rudi Widjaja. Begitu pula dengan Ismaya Group yang juga dimiliki oleh Rudi Widjaja.

Selain mengelola Alexis, Grup Alexis juga mengelola Play Club, Zen, Club 36, Colosseum, Emporium, 1001 Hotel, dan Tease Club.

Malioboro Group sebagai Group terbesar pada saat itu dimiliki oleh Rudi Susanto yang juga dikenal sebagai Rudi Rajamas. Akan tetapi ada beberapa nama lain dibalik Rudi Susanto. Diisukan juga bahwa Rudi adalah bawahan
dari Tommy Winata yang memiliki Artha Graha. Ia seseorang taipan besar yang “memegang” tempat-tempat hiburan di Jakarta.

Grup Malioboro memegang beberapa tempat hiburan malam antara lain Malioboro, Classic Spa, Travel, Medika, Sumo, Hotel Boutique, King Cross, Exodus Club Kuningan <http://www.tagar.id/tag/kuningan/> City, FM7, FM3,
dan lainnya.

Sementara Grup Ismaya mempunyai beberapa tempat hiburan malam antara lain Dragonfly, Blowfish, SKYE, Fook Yew, The Peoples’s Cafe, Publik Markette, Tokyo Belly, Magnum Cafe, dan lainnya.

Setelah Alexis ditutup, siapa kemudian menjadi ‘raja’ hiburan malam di Jakarta?. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top