Megapolitan

Anies Ungkap Alasan Bebaskan Becak Beroperasi di Ibukota

Nasionalpos.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan sebagian warga Ibukota masih membutuhkan becak. Itu salah satu alasannya akan mencabut larangan becak beroperasi di Ibukota Jakarta.

Menurut Anies, saat ini ada sekitar 1.000 unit becak yang beroperasi di Jakarta. Meskipun, selama ini  becak sudah dilarang beroperasi.

“Ini kenyataan yang saya sampaikan. Kenyataannya ada lebih dari seribu becak selama ini masih ada di Jakarta,” jelas Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/1/2018).

Becal-becak tersebut, diketahui beroperasi di lingkungan pemukiman warga. Dan, warga pun masih banyak yang menggunakan becak sebagai alat transportasi.

Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI akan mengatur lintasan becak yang kini bebas berkeliaran di jalan Jakarta, sehingga tidak menganggu kendaraan lain yang melintas di jalan.

“Kenyataannya kedua, becal-becak ini beroperasi di lingkungan perkampungan. Itu kenyataan. Yang mau kita atur yang beroperasi di lingkungan pemukiman warga,” imbuh Anies.

Mengapa becak masih beroperasi di lingkungan? Karena, lenyataannya becak masih sering dimanfaatkan oleh sebagian warga di beberapa wilayah. Artinya, becak memang masih dibutuhkan di tengah kemajuan transportasi saat ini.

Terkait soal rencana mencabut larangan operasi becak, Anies meminta masyarakat tak berspekulatif negative. Sebab rencana itu semata-mata hanya untuk mensejahterakan warga Jakarta yang masih mencari uang dengan becaknya.

“dai pantuan kami, umumnya di kampung-kampung itu masih banyak yang menggunakan becak khususnya yang `kulakan` itu yang belanja, kemudian anak-anak yang sekolahnya dekat, kan banyak dititipkan, kemudian adalah ibu-ibu yang belanjaannya banyak. Tapi kalau bepergiannya jauh, dua kilometer, tiga kilometer ya pada nggak pakai,” paparnya. ( )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top