Megapolitan

Fordim Jakarta: Gubernur Jangan Salah Pilih Pemimpin Pendidikan di Jakarta

NasionalPos.com,Jakarta — Salah satu komitmen Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam kampanye Pilgub DKI 2017 lalu adalah meningkatkan sektor pendidikan di ibukota menjadi yang terdepan serta barometer di Indonesia.

Penyediaan fasilitas yang didukung figur leadership atau kepemimpinan paripurna di sektor pendidikan yang memiliki latar belakang jelas, kuat dan terukur harus menjadi perhatian Anies.

Hal itu bukan hanya di bidang keilmuan dunia pendidikan, tetapi juga menguasai kultur warga Jakarta yang heterogen akan kebutuhan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.

Menanggapi wacana tersebut, Ketua Forum Diskusi Menteng (Fordim) Jakarta, Ivan Parapat, SH ikut angkat bicara. Menurutnya Anies memerlukan pembantu di bidang pendidikan yang sangat memahami kondisi dunia pendidikan luar dalam, berkompetensi. Jadi tidak hanya sekedar menyediakan sarana pra sarana atau lebih dikenal dengan proyek fisik semata.

“Pembantu Anies yang mengurus pendidikan bukan hanya birokrat, tetapi jugapendidik yang harus mampu memotivasi seluruh stakholder dalam duniapendidikan Jakarta,” kata Ivan, Jumat (19/1).

Ivan mengungkapkan, ketersediaan SDM yang memiliki figur pendidik birokrat di Pemprov. DKI bisa ditemukan dalam sosok Taufik Yudhi Mulyanto yang pernah menjadi dosen UNJ dan Prof Agus Suradhika, seorang motivator pendidikan. Dimana kedua figur tersebut juga pernah berada di lingkungan kerja Dinas Pendidikan sehingga sangat memahami isi perut SKPD tersebut.

“Fordim Jakarta berharap Gubernur Anies yang juga berlatar belakang pendidik mampu memilih menentukan figur yang bersih, tepat dalam membangun dunia pendidikan Jakarta, serta bukan pejabat yang bermasalah dengan hukum agar tidak tersandera dalam membangun dunia pendidikan Jakarta yang paripurna,” papar Ivan.

Apalagi tantangan Dinas Pendidikan kedepan sangat kompleks permasalahannya.Selain ketersediaan sarana prasarana yang selalu menjadi kasus setiap tahun, kapasitas SDM dan tenaga honorer yang masih belum terselesaikan menjadi PR penting bagi kepala Dinas Pendidikan yang akan datang. []

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top