Top News

Fayakhun Bantah Semua Bukti Jaksa KPK Soal Percakapan WA

Nasionalpos.com, Jakarta – Anggota DPR yang juga Ketua DPD I Golkar DKI Fayakhun Andriadi membantah semua percakapannya dengan pihak swasta melalui WhatssApp (WA) yang meminta jatah fee proyek di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Bantahan itu disampaikan Fayakhun saat jaksa menunjukkan bukti percakapannya melalui WA dengan pihak swasta. Menurutnya, akun WA-nya sempat diretas orang tak dikenal. Karena itu, dia melaporkan ke polisi.

“Saya pernah lapor Polri adanya hacking WA (WhatsApp) dan BBM (Blackberry Messenger) saya. Saya bawa salinan laporan ini,” kata Fayakhun saat bersaksi dalam sidang perkara suap proyek satellite monitoring Bakamla dengan terdakwa Nofel Hasan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Namun, Jaksa kembali menunjukkan nukti percakapan di tangkapan layar. Tapi,  Fayakhun terus membantah isi percakapan itu.

“Tidak benar. Saya tidak pernah menulis pesan itu. Ini copy paste bukan natural,” kata Fayakhun.

Jaksa menampilkan percakapan antara Fayakhun dengan Erwin Arief (Managing Director PT Rohde and Schwarz). Dimana,  komunikasi yang dilakukan Fayakhun melalui perantara yaitu Erwin.

Lalu, pesan Fayakhun ke Erwin diteruskan ke mantan pegawai PT Melati Technofo Indonesia (MTI) M Adami Okta. selanjutnya, dari Adami, diteruskan pesannya kepada Fahmi Darmawansyah (mantan Direktur PT MTI/pemenang tender satellite monitoring di Bakamla).

Berikut percakapan Fayakhun dengan Erwin Arief yang ditampilkan jaksa dalam persidangan Rabu (31/1/2018):

Fayakhun: Bro, tadi saya sudah ketemu onta, SN dan Kahar. Semula dari KaBa yang sudah ok drones, satmon belum. Tapi saya sudah “paksa” bahwa harus drones + satman total 850. Onta sudah konfirmasi dengan KaBa dan saya ok utk fahmi dapet 2 items, drones dan satmon 850.

Fayakhun: Skrg semestinya onta ketemu Fahmi. Begitu ok saya perlukan senin dimulai didrop

Erwin Arief: Ok nanti aku kabarin fahmi sekrg.  ( )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top