Top News

Waketum K 212 Dihari Ultah Dapat ‘kado’ Peluru

Nasionalpos.com, Jakarta –  Saat penembakan terjadi di kediaman Mayjend (purn) Tatang Zainudin terjadi, ternyata bertepatan dengan hari ulang tahun menantunya Hendry Yatna.

Hendry yang juga Wakil Ketua umum Korps 212 saat itu sedang berada di luar rumah. “Teror itu berteoatan di hari ulang tahun saya. Saat itu, saya sedang di luar rumah. Jadi, saat dapat kabar itu saya kaget dan bingung. Ya, syukurlah tidak ada korban. Mungkin  itu kado ulangtahun yang tidak mungkin saya lupakan. Kado saya peluru dan sampai sekarang selongsong pelurunya belum ditemukan. Kemarin, saat jumpa pers juga bertepatan dengan ulangtahun istri saya,” seloroh Hendri kepada Nasionalpos.com di Jakarta, Senin (5/2/2019).

Hendry menambahkan saat peristiwa itu terjadi, di rumah hanya ada Ibunya, Euis Sunansih serta beberapa cucu. Sementara Tatang, tengah berada di daerah.

“tentu Ibu saya kaget mendengar suara tembakan yang mengenai kaca di rumah,” tutur Hendry.

Sampai saat ini, Euis sendiri masih trauma atas terjadinya peristiwa tersebut.

Seperti diberitakan, telah terjadi penembakan di kediaman Mayjend (purn) Tatang Zaunudin di Jalan Bukit Pasir no.49 Rt001 Rw012 kelurahan Pasir Gunung Selatan kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Selasa (30/1/2018) lalu. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasusnya.

Saat jumpa pers Minggu (4/2/2018) kemarin, Tatang yang didampingi Hendri dan Ketua Umum K 212 Rijal Kobar menyampaikan kronologi peristiwa tersebut.  Berikut kronologinya :

Pukul 14.45

Nyonya Tatang sedang duduk diteras depan Paviliun samping rumah, tiba-tiba terdengar suara keras yang membuat Nyonya Tatang lari kedalam rumah memanggil PRT perempuan dan PRT laki-laki.

Kemudian PRT menemukan kaca depan paviliun retak dengan ada lingkaran kecil yang diduga adalah hantaman proyektil peluru.

Pukul 14.50

Nyonya Tatang langsung menghubungi Suami/Pak Tatang yang sedang berada diluar kota dan anak-anaknya.

Pukul 16.30

Setelah keluarga saling berkoordinasi maka keluarga menyimpulkan untuk memberitahu Ketua RT dan keamanan setempat.

Pukul 17.00

Babinsa Kelurahan Pasir Gunung Selatan datang ke lokasi.

Pukul 17.30

Polisi Sektor datang kerumah.

Pukul 18.00

Provos Batalion Kavaleri Tank yang dimintai bantuan tuan rumah datang kelokasi kejadian.

Pukul 18.30

Anggota Polres Depok datang kelokasi langsung melakukan penyelidikan lokasi.

Pukul 19.00

Komandan Bataliyon Kavaleri Tank datang kelokasi kejadian.

Pukul 20.00

Kapolres datang kelokasi kejadian.

Pukul 23.00

Seluruh anggota TNI dan Polri meninggalkan lokasi kejadian.

“Pada saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat pelaku melakukan penembakan. Informasi yang diperoleh dari pemilik warung, sebelum terjadi penembakan, ada orang tidak dikenal, yaitu lelaki berbadan tegap dengan memakai jaket, lelaki tersebut belanja diwarung, dan berjalan kaki kearah rumah (lokasi kejadian), lalu 30 menit kemudian berjalan kembali kearah luar (arah jalan raya), orang tersebut bukanlah warga sini ataupun pernah terlihat oleh warga sini,” imbuh Hendry.

Menurut Hendry, Sampai saat ini Pihak Kepolisian hanya memeriksa lokasi kejadian, tetapi belum mengirim tim ahli forensik ke Tempat Kejadian Perkara agar kita semua mendapatkan kejelasan tentang jenis peluru yang ditembakkan. ( )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top