Megapolitan

Didukung Lurah, Warga Pondok Kelapa Sukses Gelar Kompetisi Futsal

Nasionalpos.com, Jakarta – Upaya membangun soliditas warga yang diharapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies R. Baswedan membuahkan hasil. Hal itu tergambar dari pelaksanaan kompetisi futsal antar-Rukun Warga (RW) di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perwakilan RW di lingkungan Kelurahan Pondok Kelapa berakhir pada Minggu (18/3/2018). Hasilnya, keluar sebagai juara pertama untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah tim dsri RW 07, tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) RW 012 dan untuk Sekolah Dasar (SD) juga diraih RW 07.

“Alhamdulillah, hari ini final futsal antar-RW tingkat SD sampai SMA sudah selesai. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang begitu antusias menyukseskan acara ini. Selain futsal juga ada bazar untuk menghidupkan ekonomi warga,” ujar Lurah Pondok Kelapa, Siska Leonita didampingi Ketua Lembaga Masyarakat Kota (LMK) Syamsiar dan anggota LMK Rumiyati usai puncak kompetisi futsal di lapangan RW 11 kelurahan Pondok Kelapa.

Menurut Siska kegiatan itu tak hanya bertujuan mencari bibit baru altel futsal, tapi juga sebagai sarana interaksi antar-warga. “Acara ini memang tak dianggarkan dalam APBD DKI, jadi benar-benar swadaya masyarakat. Ini sesuai instruksi Gubernur yang tentu bertujuan selain mencari bibit baru atlet futsal juga membangun kebersamaan atau soliditas warga,” jelasnya.

Hal itu diamini Syamsiar bahwa kegiatan tersebut memang merupakan swadaya masyarakat yang didukung penuh kelurahan setempat. “Ini memang swadaya masyarakat. Ini bukti bahwa warga siap bekerja mendukung penuh program Pemprov DKI yang memang nyata untuk kepentingan warga sendiri. Bu Lurah sudah berbuat banyak membantu warga, saat kami butuh beliau selalu siap 24 jam. Hasilnya, acara ini sukses,” kata Syamsiar.

Sementara Ketua RW 14, Teuku Husaini berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk semakin mempererat tali silaturahmi warga. Serta, menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat khususnya di bidang olahraga. “Ini positif, karena itu kami mendukungnya. Kami juga menilai, kegiatan ini jadi solusi untuk mencegah maraknya kenalakan remaja dan melawan narkoba. Kalau remaja punya aktivitas positif, tentu bisa menyalurkan energi dan jiwa mudanya yang sedang mencari jati diri,” ujarnya.

Untuk diketahui, kompetisi ini akan berlanjut ke tingkat kecamatan, walikota hingga propinsi. Pemenang di tingkat kelurahan akan mewakili ke tingkat selanjutnya.

“Kami sudah tegaskan, pemenang di tingkat kelurahan ini akan menjadi wakil di tingkat kecamatan. Serta tidak boleh ada pemain ‘cabutan’ . Ini demi menanamkan sikap sportif kepada generasi muda. Ada juga kompetisi volley, tenis meja dan catur,” pungkas Siska.  [ ]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top