Megapolitan

Kebijakan Manajemen Pasar Senen Blok III Rugikan Pedagang Pasar

NasionalPos,Jakarta — Pedagang Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat, dilanda keresahan. Pasalnya mereka dipaksa untuk melunasi harga kios sebesar 100 persen apabila ingin menempati kios-kios yang belum lama ini diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Padahal selama ini ketentuan yang berlaku menyebutkan pedagang bekas korban kebakaran hanya diwajibkan membayar uang muka 20 persen, sementara sisanya
dicicil.

Guntur Napitupulu, salah seorang pedagang Pasar Senen Blok III mengungkapkan, bahwa sesuai aturan Bank Indonesia  (BI), pedagang hanya diwajibkan untuk membayar uang muka 20 persen dari harga kios.

“Selanjutnya kami dibolehkan untuk menjadi mencicil sampai lunas,” kata Guntur, Kamis (22/3).

Guntur berpendapat, kebijakan melunasi harga kios 100 persen baru mendapatkan kunci merupakan kebijakan kapitalis.

“Ini sama saja manajemen Pasar Blok III tidak pro usaha menengah bawah warga Jakarta,” tegas Guntur.

Sementara itu, Ivan Parapat, aktivis yang ikut mendampingi sejumlah pedagang, menyesalkan PD Pasar Jaya mengeluarkan kebijakan sepihak yang justru merugikan pedagang lama.

“Dengan keharusan membayar lunas 100 persen harga kios,¬† dikhawatirkan akan membuka celah masuknya pemodal besar yang akan memborong kios untuk kemudian dijual atau disewakan ke para pedagang asli dengan harga tinggi,” kata Ivan.

Dengan demikian, menurut Ivan, kampanye Anies-Sandi saat Pilkada DKI Jakarta yang berkomitmen untuk berpihak pada rakyat kecil atau usaha menengah bawah digagalkan oleh para pejabat Pasar Jaya era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Saat Nasionalpos.com berusaha menghubungi Manager UPB Senen Blok III & IV untuk konfirmasi, tidak berada di kantornya.[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top