Nasional

Ketua Komunitas Pemuda Nasrani Kecam Aksi “Topeng” Aksos di Monas

Jakarta–Komunitas Pemuda Nasrani Indonesia (KPNI) mengecam keras kegiatan bagi-bagi sembako gratis yang diadakan Forum Untukmu Indonesia (FUI) di Lapangan
Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018). Pasalnya kegiatan sosial tersebut dicampur dengan acara keagamaan.

“Kegiatan Paskah tidak semestinya disatukan dengan kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan. Kalo mau bikin acara Paskah, harus konsisten isi acaranya. Jangan berkedok acara kebangsaan juga bakti sosial untuk semua masyarakat umum,” kata Ketua KPNI, Jimmy C.K, SE, Ak melalui pesan elektroniknya.

Menurut Jimmy, kegiatan Paskah yang dicampuradukan dengan bakti sosial yang
melibatkan masyarakat umum sangat rentan dengan isu SARA. Apalagi kondisi Ibukota masih belum reda akibat ulah mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami yakin tujuan dari acara itu sangat baik dan positif, tapi jangan menyimpang menjadi kegiatan yang melibatkan masyarakat dari semua agama, khususnya saudara-saudara muslim,” ujar Jimmy.

Jimmy menuturkan, sepatutnya Panitia Forum Untukmu Indonesia menghargai dan
menghormati ajaran agama sesuai kitab suci masing-masing. Karena semua agama mempunyai ajaran dan aturan yang berbeda.

“Mungkin kalau masyarakat yang hadir saudara muslim dan tahu itu kegiatan agama Nasrani, mereka pasti tidak akan datang,” tegas Jimmy.

Jimmy mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga pasti akan mengijinkan kegiatan keagamaan, khususnya umat Nasrani, dilaksanakan di
Monas, sesuai Pergub yang dikeluarkannnya.

“Jangan seakan-akan kegiatan memperingati Paskah tapi dibungkus dengan kegiatan sosial agar mendapat ijin dari Pemprov DKI,” terang Jimmy.

Kegiatan Forum Untukmu Indonesia, lanjut Jimmy, juga berpotensi penilaian miring terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

“Masyarakat Jakarta khususnya yang beragama Islam bisa saja memprotes bahkan bereaksi kepada Pak Gubernur dan Wagub, kenapa mereka mengijinkan kegiatan tersebut, tapi tidak memberitahukan bahwa yang bikin ini adalah umat Nasrani. Padahal kenyataannya mereka berdua sama sekali tidak tahu kejadiannya seperti ini,” papar Jimmy.

“Kami mengajak kepada seluruh warga masyarakat Jakarta, khususnya umat Muslim dan Nasrani agar tidak terprovokasi dengan isu-isu negatif yang berhubungan dengan acara tersebut,” pungkas Jimmy yang juga Ketua Umum GL PRO 08 ini. (cep)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top