Megapolitan

Pengadaan HDPE 55 Milyard di Lidik Krimsus Tipikor Polda, JPM minta Kadis Lingkungan DKI Diperiksa

Nasionalpos. com,Jakarta —  Dugaan Tipikor pada Pengadaan Penyekat Sampah High Density Polyethylene (HDPE) TA 2017 senilai Rp. 55.604.340.000,- pada Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Dinas Lingkungan Hidup era Gubernur Ahok berkuasa memasuki babak baru, setelah sebelumnya hanya terbatas dilaporkan ke Gubernur Anies Baswedan yang ditanggapi Plt. Ka. Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Prov. DKI Jakarta Ir. H. Andono Warih, M.Sc, demikian diungkap Ivan Parapat, SH Ketua LSM Jakarta Procurement Monitoring (JPM) kepada Nasionalpos.com,senin,(11/2/2019).

“Kasus dugaan korupsi ini sudah dilakukan Penyelidikan oleh Dir. Krimsus Polda Metro Jaya,dengan Surat Perintah Penyelidikan No. Sprint.Lidik/20/I/RES.3.3/2019 Dit. Reskrimsus tanggal 14 Januari 2019,namun penyelidikan ini baru menyentuh ke pihak Perusahaan saja,”tutur Ivan.

Menurutnya, pemanggilan dan sekaligus pemeriksaan sdr. Yan Kurniawan selaku Direktur PT. Global Mitra Tehnik oleh Dir. Krimsus Polda Jaya,seharusnya pemeriksaan/penyidikan kasus tersebut tidak hanya menyentuh Perusahaan atau Pejabat Lapisan bawah (misalnya: Junjungan Sihombing ) tapi juga mampu menyeret pertanggungjawaban Kadis Lingkungkan Hidup Prov. DKI Jakarta ( sebagai Kuasa Pengguna Anggaran ) dalam kasus ini, di duga ada Mark Up kemahalan harga, karena untuk satu titik bisa mencapai biaya Rp. 292.654.421 sementara alat tersebut dipasang sebanyak 190 titik.

“Sudah sepatutnya, Hukum berlaku sama, tidak tumpul ke atas tapi tajam ke bawah agar terkuak Konspirasi apabila ada bukti-bukti kuat yang melibatkan pejabat di dalam Dinas Lingkungan Hidup” tandas Ivan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top