Politik

Rakyat Jangan di Benturkan dan DiPecah Belah

Nasionalpos.com,Jakarta — Kampanye Pilpres seharusnya menjadi Ajang edukasi Politik, merupakan tugas maupun tanggungjawab partai pendukung masing-masing Paslon, dan  bukanlah tugas masyarakat, apalagi masyarakat intelektual dan akademisi, demikian disampaikan Suryo Susilo, Ketua Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) usai mengikuti diskusi terbatas di daerah Jakarta Pusat,Kamis, (14/2/2019).

“Saya Prihatin dengan maraknya dukung mendukung Paslon yang dilakukan oleh alumni perguruan tinggi dan para intelektual. Hal ini membuat tidak saja masyarakat yang terbelah, tetapi para alumni perguruan tinggi dan intelektual juga terbelah” tutur Suryo.

Menurutnya, Kondisi ini justru akan semakin memanaskan suhu politik yang bila tidak dihentikan dan semakin meluas serta nampak tidak terkendali sehingga berpotensi menjadi penyebab terjadinya konflik horisontal.

“Lain cerita bila tokoh intelektual atau akademisi mendukung salah satu Paslon dalam kapasitasnya sebagai pengurus atau anggota partai politik” ujarnya.

Namun demikian di sisi lain,ia juga menyayangkan bila ada Partai Politik yang alih-alih memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, tetapi malah ikut menjadi ‘provokator’ Paslon dan masyarakat, termasuk memprovokasi para intelektual dan akademisi untuk ikut dalam dukung mendukung paslon.Yang berkontestasi di Pemilu adalah para Calon dan Partai Politik, bukan masyarakat.

“Saya berharap semua Paslon dan Partai Politik dapat menahan diri dan tidak melibatkan masyarakat dalam kontestasi Pileg dan Pilpres,” harap Susilo.

Sementara itu,terkait dengan janji yang di ucapkan masing-masing Tim Sukses (TKN dan BPN) pada Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 tanggal 23 September 2018, yakni mewujudkan Pemilu yang langsung, umum bebas, rahasia, jujur dan adil, serta melaksanakan kampanye pemilu yang aman tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA, dan politik uang,Susilo mengingingatkan agar komitmen itu harus dilaksanakan dengan konsisten.

“Ya, saya minta semua pihak harus konsisten dengan janji yang di ucapkan pada deklarasi Kampanye Pemilu Damai,” tandas Suryo Susilo.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top