Megapolitan

QUO VADIS WAGUB vs KSD 2019-2020

Nasionalpos.com,Jakarta

Intrik manuver  parpol-parpol di  DPRD DKI menentukan  Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Prov DKI Jakarta atas hasil Timsel GERINDRA & PKS, sangat merugikan masyarakat Prov DKI Jakarta. Dimana kelancaran program kerja RPJMD 2017-2022 terutama Kinerja Strategis Daerah DKI (KSD) 2019-2020 dipastikan terlambat pelaksanaannya. Dengan beban kerja Multi Complex akibat kesalahan kebijakan pembangunan era RPJMD DKI 2012-2017 tidak berdasarkan RPJP DKI 2005-2025, demikian dikatakan Ir. Agus A. Chairudin Dir. Exc. INFRA kepada Nasionalpos.com, saat di temui di kawasan DPRD DKI Jakarta, Jumaat, 15/3/2019.

“Sangatlah tidak mungkin hanya dilaksanakan oleh Gub Anies. Denyut nadi pembangunan sangat bergantung Tim Kerja Executif (Pemerintah Prov DKI) yg solid & harmonisasi hubungan komunikasi Executif-Legislatif (Pem Prov & DPRD DKI),”tuturnya.

Atas dasar terjaminya, imbuhnya,  Pelaksanaan RPJMD DKI 2017-2022 & KSD DKI 2019-2020, sangat dibutuhkan segera figure Wakil Gubernur DKI dari unsur Parpol & sudah berpengalaman menjadi Pemimpin “Politisi” Birokrat di suatu wilayah.

“Kami perhatikan adanya issue penolakan dari Fraksi2 DPRD DKI yg patut diduga lebih disebabkan adanya kekhawatiran akan dibongkarnya & dilaporkan pada aparat hukum keterlibatan oknum2 DPRD DKI dalam berbagai kasus TIPIKOR, “ungkap Agus.

Serta, tambah Agus, menjadi Becking Reklamasi-Penambangan Liar di Pulau Tengah Kabupaten Kepulauan Seribu.   Sebab Wakil Gubernur memiliki peranan penting menjadi stabilisator executif management & dinamisator executif-legislatif comunication. Dimana Gubernur Anies akan lebih terbantukan utk focus & memiliki mitra konsultasi tukar fikiran dalam mengambil kebijakan dalam menjalankan amanah masyarakat Prov. DKI Jakarta

“Kami mendesak DPRD Prov DKI utk segera bersepakat menetapkan Wakil Gubernur Prov DKI Jakarta, mengingat Penting & Waktu Pelaksanaan RPJMD-KSD yg semakin mepet. Jangan karena “Sakit Pilkada” menjadi penghambat terselubung upaya menggagalkan keberhasilan pelaksanaan Program2 KSD DKI 2019-2020 terlebih jelang PEMILU SERENTAK 17 APRIL 2019,”desak Agus

Ia juga menghimbau akan lebih terhormat & elegan diakhir masa bhakti DPRD 2014-2019 dapat menghasilkan Kinerja Monumental bagi Terbangun Kotanya Bahagia Warganya,

“Bukan malah berupaya intrik manouver gagalkan keberhasilan Terlaksananya KSD DKI 2019-2020 & RPJMD DKI 2017-2022 hanya demi ambisi kepentingan pribadi & kelompoknya utk menjatuhkan Era Gubernur Anies yg diusung GERINDRA & PKS pada Pilkada 2017”Pungkas Agus

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top