Megapolitan

ITL Trisakti Siap cetak Generasi Milineal Berbasis STEM

Nasionalpos.com,Jakarta — Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT Trisakti) telah berganti nama menjadi Institut Transportasi Logistik Trisakti (ITl Trisakti), disahkan Surat Keputusan Menristekdikti Tentang Pendirian, Perubahan Perguruan Tinggi Swasta Dan Program Studi Pada Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III Jakarta, dan di serah terima  di Gedung LLDIKTI Wilayah III Jakarta, Jl. SMA Negeri 14, RT.4/RW.9, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur,pada tanggal 26/2/2018 silam.

Keberadaannya, tidak berdiam diri,melainkan justru melakukan berbagai gebrakan perubahan dan perombakan tata kelola fisik maupun non fisik, khususnya dalam perubahan paradigma yang selaras dengan missi visi Yayasan Trisakti dan perwujudannya bahwa ITL Trisakti sebagai Learning Organization menuju World Class Institute, dalam membentuk Sumber Daya Manusia Transformasional penyelenggara Transportasi dan logistik di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bereputasi global, demikian dikemukakan Dr.Ir Tjuk Sukardiman Rektor Institut Transportasi dan Logistik (ITL) saat di temui awak media di ruang kerjanya di Gedung Rektorat lantai 5 kampus ITL Trisakti di kawasan Kebon Nanas Jakarta Timur, Senin (29/4/2019).

“Begitu disahkan perubahan nama tersebut, kami langsung tancap gas segera merumuskan berbagai hal fundamental dan komprehensif sebagai sebuah Institut yang menjadi kawah candradimuka mencetak insan Transportasi dan Logistik guna menjawab tantangan di era Milineal ini.”tutur pria kelahiran Ponorogo Prov. Jatim,(9 April 1948) silam,yang juga pernah menjabat Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, di saat Agum Gumelar sebagai Menteri Perhubungan Kabinet Abdurrahman Wahid.

Menurutnya,Indonesia saat ini untuk menjawab kebutuhan pengelolaan transportasi maupun logistik yang modern dan terintegrasi melalui suatu sistem pelayanan digital yang terstruktur dan massif, maka sangat dibutuhkan sumber daya manusia berkarakter Pancasila ,berwawasan kebangsaan, berkompetensi transformasional dan bereputasi global.

“Nah, untuk mewujudkan itu maka kami merumuskan dan menerapkan acuan pengembangan kurikulum Berbasis STEM(Scientific, Technology, Engineering and Mathematics) sehingga ketika mereka lulus dari ITL ini, mereka dibekali suatu kemampuan berinovasi di Bidang Transportasi dan Logistik baik di dalam negeri maupun di luar negeri” tukasnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top