Megapolitan

Ada apa di balik Pemberian IMB terhadap Bangunan di pulau Reklamasi oleh Anies Baswedan

Nasionalpos.com,Jakarta — Pemberian IMB di Pulau Reklamasi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu di sinyalir melanggar azas kepatuhan dan kepatutan, karena seharusnya hal itu dapat di laksanakan dengan dasar Perda bukan pergub,di dalam pergub no.206 tahun 2016 Tentang Panduan Rancang Kota pulau C,D dan E tidak mengatur soal pemberian IMB terhadap Bangunan di pulau tersebut,demikian di sampaikan mantan koordinator Presidium Relawan Agus-Sylvi for Anies-Sandi, Sabam Manise Pakpahan,saat ditemui NasionalPos di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/7/2019).

“Penerbitan IMB untuk Bangunan di Pulau Reklamasi, oleh Anies Baswedan, tidak patut di lakukan karena belum ada aturan yang mendasari kebijakan tersebut” ujar Sabam.

Menurutnya, Pulau D adalah salah satu daratan buatan yang digarap PT. Kapuk Naga Indah, anak usaha Agung Sedayu Group. Pulau reklamasi tersebut ditutup sejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyegel seluruh bangunan yang ada di atasnya pada bulan  Juni 2018,Namun sekarang Anies Baswedan Sebagai Gubernur DKI Jakarta justru memberikan Ijin Mendirikan Bangunan di pulau D tersebut, ini kebijakan yang kontradiksi dan kontroversial.

” Tapi ternyata setelah dua tahun memimpin Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan bukannya membongkar Bangunan yang ada di pulau hasil Reklamasi, malah mengeluarkan IMB, ini sangat kontradiksi dengan janji kampany nya”tukas Sabam.

Kalau memang tidak bisa menolak keberadaan pulau-pulau hasil Reklamasi beserta Bangunannya, imbuh Sabam, ya jangan kemudian memberikan IMB pada bangunan yang cenderung menguntungkan pengembang dan ingkari komitmen politik pada warga Jakarta ketika kampanye.

” Kami minta KPK dan penegak hukum lainnya mengawasi ketat kebijakan yang tidak populer ini. Jelas kami sangat kecewa karena issu penolakan dan penutupan reklamasi merupakan satu poin penting dalam menarik simpatik warga Jakarta saat kampanye dulu “tandas Sabam.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top