Headline

Terkait Kasus Kudatuli,GP.27 Juli Siap Gugat Megawati dan Jokowi

NasionalPos.com,Jakarta — Tragedi kekerasan politik yang lebih dikenal kudatuli 23 tahun silam masih menyisakan persoalan hukum yang rumit. Pelanggaran HAM yang nyata dilakukan negara terhadap warganya hilang begitu saja. Sebagai negara hukum tentu sebagai taruhannya. “Kasus ini dari tahun ke tahun hanya dijadikan tunggangan politik saja demikian disampaikan Agus Siswantoro Ketum Gerakan Pemuda 27 Juli 1996, saat di hubungi melalui telpon selularnya, Sabtu (27/7/2019).

” Misal, PDIP selalu teriak usat usut ketika tidak berkuasa, tapi ketika berkuasa diam sejuta bahasa. Oleh karena itu saya tidak yakin kasus ini akan diungkap secara hukum yang berkeadilan meski Jokowi Presiden dari PDIP, Semua hanya omong kosong, “ungkap Agus Siswantoro

Oleh karena itu, kami para korban akan menyiapkan gugatan ke Jokowi maupun Megawati dalam hal pengungkapan kasus 27 Juli ini dengan alasannya, Jokowi ketika diawal kekuasaannya berjanji akan menuntaskan Kasus-Kasus pelanggaran HAM masa lalu.

Begitu juga Megawati, saya ingat ketika PDIP menginginkan pergantian Sutiyoso dari kepala BIN, PDIP lewat Sekjen Hasto Kristiyanto teriak pengusutan tuntas kasus 27 Juli. Setelah Sutiyoso digantikan Budi Gunawan teriakan dan desakan itu tak terdengar lagi, hilang bagai ditelan ombak di lautan.

Mengenaskan, kasusnya selalu dikenang tetapi keadilan terhadap para korban selalu diabaikan, “lanjut Agus dengan nada kesal dalam wawancaranya dengan media. Kini Jokowi memasuki kekuasaannya Jilid kedua dan Megawati sebagai Ketum PDIP akan mengadakan kongres yang dipercepat. Akankah kasus ini akan didorong penuntasannya?… “Sekali lagi saya tidak yakin kepada Jokowi dan Megawati mau menuntaskan kasus 27 Juli ini, sebab dari awal sudah tidak ada niat menuntaskan tapi hanya untuk menjadikan komoditas politik. Korbannya tetap kami dan kami,Sebagai bentuk tuntutan terhadap tanggungjawab dan komitmen mereka, maka kami akan menggugat mereka,termasuk dari kalangan TNI yang di duga terlibat kasus 27Juli1996 ” pungkas Agus menutup wawancara. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top