Headline

MusCab MPC PP Kota Tanjungbalai ke XIV di Tunda

NasionalPos.Com,Tanjungbalai —  Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila  melaksanakan Musyawarah cabang (MusCab) ke XIV  di  Aula Hotel Suranta Kota Tanjungbalai  yang di dibuka oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara Kodrat Sah beserta  jajarannya,  Jumat,( 02/07/2019). 

Muscab ke XIV MPC Pemuda Pancasila Kota Tanjungbalai masa bakti tahun 2015 – 2019 juga di hadiri oleh Walikota H.M Syarial S.H. M.H dan unsur  Forkopinda, perwakilan DPD KNPI, para peserta Musyawarah serta sejumlah pimpinan daerah ormas dan OKP.

Dalam sambutannya, Walikota mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Tanjungbalai untuk bersama sama membangun Kota Tanjungbalai dan berjanji siap mendukung Program kerja Pemuda Pancasila.

“Saya mengajak kader Pemuda Pancasila untuk bekerja sama dengan Pemerintah untuk bersama sama membangun Kota Tanjungbalai, dan saya siap mendukung dan bekerjasama dengan M.Rasyid Ridho yang mana bila terpilih menjadi  ketua Pemuda Pancasila,’’tuturnya.

Sementara  itu Kodrat Sah mengatakan kader Pemuda Pancasila harus banyak belajar dan terbebas dari bahaya Narkoba, bilamana ada kader yang terlibat Narkoba maka tidak segan segan MPW akan melakukan pemecatan, ujar Kodrat.

Pada Muscab kali ini, Panitia bekerja sama dengan BNN untuk melakukan test urine terhadap para ketua PAC  selaku peserta Muscab dan pemilik hak suara serta pada calon ketua.

M.Rasyid Ridho yang telah dua periode memimpin MPC Pemuda Pancasila  dan di calonkan kembali secara aklamasi oleh enam PAC dan MPC demisioner selaku pemilik suara harus kandas di tengah jalan.Pasalnya sidang di skor oleh Kodrat selaku ketua MPW sampai batas yang tidak ditentukan lamanya.

Adapun Muscab di skor karena ketua yang di calonkan tidak hadir karena kondisi yang kurang sehat dan sedang berada rumah sakit.Sebagian peserta sempat  merasa kecewa karena sebelumnya tatib pemilihan telah di setujui oleh forum.

Dan ketua telah di calonkan secara aklamasi yang prosesnya seharusnya berbeda dengan bakal calon yang mencalonkan dirinya sendiri.

MusyaSeharusnya karena M.Rasyid Ridho di calonkan secara aklamasi dan Visi Misi yang tidak diragukan lagi maka tidak seharusnya sidang di skor.Namun MPW berpendapat lain  tetap pada pandangan bahwa calon ketua tetap harus hadir dan MPW siap menunggu sampai M.Rasyid sembuh dan akan membuka kembali sidang yang di skor.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top