Headline

Mantan Elit PBB Bahas Pembentukan Parpol Islam Baru

DR. MS Kaban

Nasionalpos.com, Jakarta  – Sejumlah mantan elit Partai Bulan Bintang (PBB) bertemu membahas rencana pendirian partai politik Islam baru.  Wacana pendirian parpol Islam itu sebenarnya sudah mencuat lama karena Umat merasa Parpol Islam yang ada kurang serius perjuangkan Umat.

Pertemuan mantan elit PBB itu digelar di kawasan Pekayon, Jakarta Timur tepatnya di Pondok Pesantren Husnayain yang diasuh KH. Kholil Ridwan. Hadir dalam pertemuan itu diantaranya mantan Ketua Majelis Syuro PBB DR. MS Kaban, mantan Ketua Harian/Wakil Ketua DPP PBB Jamaluddin Kariem, mantan Wasekjen PBB Abd Kadir Assegaf, deklarator pendiri PBB KH. Kholil Ridwan, dan Ketua Panitia Pembentukan Parpol baru DR. Masri Sitanggang.

Dari kiri ke kanan Abd. Kadir Assegaf (mantan Wasekjen PBB), Jamaluddin Karien (mantan Ketua Harian/Wakil Ketua PBB), DR. MS Kaban (mantan Ketua Majelis Syuro PBB), KH. Kholil Ridwan (deklarator pendiri PBB), DR. Masri Sitanggang (Ketua Panitia Pembentukan Parpol).

Rencana pembentukan parpol Islam baru diungkapkan sendiri oleh MS. Kaban. Menurutnya, saat ini Umat Islam sedang membutuhkan wadah perjuangan politik yang benar-benar mau perjuangkan Umat.

“Iya, kami silaturahmi dengan Kiai Kholil sekaligus membahas persoalan penting bangsa ini. Insha Allah juga ada wacana bentuk parpol baru. Doakan saja semoga semuanya lancar,” kata MS. Kaban usai pertemuan di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Ditambahkan Kiai Kholil, sebenarnya ide mendirikan parpol baru itu sudah mencuat sejak pilpres 2019 lalu. Menurutnya, hampir setiap hari pihaknya menerima masukan dari kalangan Umat Islam termasuk sejumlah tokoh Islam tentang perlunya membuat parpol baru sebagai wadah konkrit pejuangan Umat Islam.

“Saat Pilpres lalu, hampir semua Parpol Islam termasuk PBB menjatuhkan pilihan mendukung Jokowi-Ma’ruf. Karenanya, Umat menilai parpol Islam kurang peka terhadap keinginan Umat. Itu salah satu alasan umat mengapa butuh wadah baru. Hampir setiap hari ada yang datang atau telpon saya soal perlunya buat parpol Islam baru. Mereka menilai, Parpol Islam yang ada saat ini kurang memperhatikan aspirasi Umat, termasuk perjuangan dibidang ekonomi,” tutur Kiai Kholil.

Jamaluddin Kariem sendiri mengungkapkan, ide mendirikan parpol baru makin menguat saat Forum Aktivis Islam (FAI) menggelar seminar di Hotel Lorin, Sentul, Jawa Barat beberapa saat lalu.

“Salah satu kesimpulan seminar di Lorin itu adalah perlunya membentuk parpol baru. Karena, peserta seminar menilai Parpol Islam yang ada saat ini kurang serius perjuangkan aspirasi Umat. Faktanya, Umat Islam yang mayoritas malah kehidupan ekonominya masih terpuruk begitupun soal kualitas SDM Umat yang masih memprihatinkan,” jelasnya.

Masri sendiri mengaku saat ini pekerjaan panitia untuk bentuk parpol baru sudah hampir 40 persen selesai. Meski begitu, pihaknya masih terus melakukan silaturahmi dengan tokoh-tokoh Islam dan Ormas untuk menerima masukan.

“Alhamdulilah, para aktivis, tokoh Ormas Islam menyambut baik rencana kami. Kami perlu masukan karena parpol ini nantinya milik Umat” pungkas Masri. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular

To Top