Headline

Antasari Sebut Hoaks Namanya Masuk Calon Dewas KPK

Nasionalpos.com, Jakarta – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menegaskan kabar tentang dirinya sebagai salah satu calon Dewan Pengawas (Dewas) KPK adalah hoaks. Ia bahkan mengancam akan membawa ke ranah hukum soal penyebutan namanya yang ramai di sosial media.

“Bolehkah saya melakukan gugatan pencemaran nama baik? Kenapa saya harus ikut diviralkan di situ? Atas inisiatif siapa? Ada dua kemungkinan membuat baik saya atau ingin menghancurkan saya” tandas Antasari di DPR, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Anatasari pun menjelaskan dirinya tidak pernah dipanggil atau berkomunikasi dengan siapapun seputar pencalonan menjadi Dewas KPK. Selama ini, waktunya hanya dihabiskan bersama keluarga.

Karena itu, Antasari menegaskan bahwa isu yang ramai muncul di sosmed bahwa dirinya menjadi calon Dewas KPK adalah sebuah berita bohong atau hoaks.

“Itu hoaks, Saya tidak pernah dipanggil, tidak pernah komunikasi dengan siapapun tentang itu,” ucap Antasari.

Di sisi lain, Antasari menyatakan setuju terkait pembentukan Dewas KPK. Sebab, Dewas KPK sangat bagus untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan personel KPK.

Menurutnya, Dewas KPK sebaiknya diisi oleh orang yang mengetahui seluk beluk sistem dan personel KPK.

Selain itu, Dewas KPK juga harus memahami situasi di internal KPK yang terdiri dari berbagai unsur seperti Polri, Kejaksaan Agung, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan lainnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menjawab kabar soal Antasari dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk dalam bursa calon Dewas KPK.

Menurutnya, tim internal masih menggodok nama-nama yang sudah masuk dan saatnya nanti akan disampaikan ke publik soal lima nama anggota Dewas KPK.

“Masih dalam penggodokan. Tetapi kita harapkan yang ada di sana memiliki integritas,” ujar Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019). (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Popular

To Top