Headline

HMI Minta Polisi Usut Kasus Penyerangan Sekretariat HMI Jakarta Oleh Preman

Nasionalpos.com, Jakarta – Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat – Utara, Badai Ahtaderam meminta kepolisian mengusut tuntas kasus penyerangan Kantor Sekretariat HMI Cabang Se-Jakarta oleh sekelompok preman. Akibat penyerangan itu, dua anggota HMI mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

“Kami minta agar kasus penyerangan Sekretariat HMI di Cilosari diusut tuntas. Sampai saat ini, kami belum tahu bagaimana perkembangan kasusnya,” tegas Badai di Jakarta, Rabu (1/1/2020).

Badai mengaku belum tahu apa motif dibalik penyerangan tersebut. Sebab, selama ini merasa tak ada masalah dengan pihak lain.

“Kami merasa tidak ada masalah dengan pihak lain, kami ini mahasiswa. Makanya, kami juga takt ahu apa motifnya,” ujar Badai.

Diketahui, pada Senin (30/12/2019) malam, Kantor Sekretariat HMI Cabang Se-Jakarta di jalan Cilosari 17 Cikini Menteng, Jakarta Pusat diserang puluhan preman.

Mereka masuk ke dalam kantor Sekretariat dan mengamuk sambil menendang fasilitas. Tak hanya itu, para preman ini juga menarik dan menganiaya mahasiswa.

Para preman itu berteriak dengan nada menantang, sambil memegang batu  “Tiba tiba saja puluhan preman masuk ke Sekretariat sambil ngamuk dan sempat mengeroyok Anggota Kami, dan motif penyerangan ini belum diketahui,kami panik lari dan berusaha mengusir preman-preman tersebut ,” tutur Badai.

“Dua orang Anggota kami Ahmad Husein (Ketua Bidang PTKP) dan Husein Rumkel (Pengurus Komisariat Fisip UBK) mengalami luka masing-masing dibagian mata karena kena lemparan batu serta pukulan dari para preman, kami pihak Pengurus HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara keberatan dan akan melaporkan kejadian ini ke polisi,”imbuhnya.

Mereka mengaku tak tahu apa alasannya melakukan penyerangan.  “Saya cuma diajak oleh teman untuk melakukan penyerangan ke Kantor Sekretariat HMI Cabang Se-Jakarta pak,” ujar seorang pelaku.

Pihak kepolisian Polsek Menteng yang tiba di tempat kejadian perkara dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Guntur Muhamad berhasil mengamankan delapan preman.

Kini kasus tersebut masih ditangani aparat Polsek Menteng, Jakarta Pusat. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top