Headline

JK Anggap Indonesia Bisa Cegah Penyebaran Virus Corona Dengan Lockdown

Nasionalpos.com, Jakarta – Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) menyatakan Indonesia bisa mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 dengan cara penutupan akses (lockdown) .

JK yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) mengatakan bahwa kebijakan lockdown terbukti efektif dilakukan sejumlah negara.

“Salah satunya China, dia berhasil memperlambat itu, mencegah 100 persen karena lockdown. Tapi ini hanya  negara yang sangat disiplin untuk melaksanakan itu,” ungkap JK, Kamis (11/3/2020).

Pernyataan JK itu merespons pertambahan jumlah kasus positif virus corona yang cepat di Tanah Air. Dimana, saat ini sudah ada 34 kasus positif virus corona di Indonesia. Dari jumlah itu, dua pasien dinyatakan sembuh dan satu pasien meninggal.

JK menilai Indonesia sebenarnya bisa menerapkan lockdown. Namun, ada berbagai persiapan yang perlu dilakukan dan harus memperhitungkan soal kondisi perekonomian bangsa.

“Kalau diinstruksikan pasti bisa, tapi harus siap ekonominya, macam-macamnya,” ujarnya.

JK memaklumi cepatnya penyebaran virus corona di dalam negeri. Sebab, virus merupakan hal yang tak terlihat. “Perkembangan wabah itu tidak terukur, satu orang kena, menyebabkan tiga orang kena, akhirnya cepat sekali. Kalau dihitung satu tambah dua, tambah dua, tambah dua, ini yang harus kita potong,” terangnya.

Karena itu, tidak heran bila akhirnya Lembaga Kesehatan Dunia (World Health Organizations/WHO) mengerek tingkat penyebaran virus corona dari epidemik menjadi pandemik.

“Semua negara di dunia, AS juga melarang orang Eropa, saking begitu lamanya, jadi pandemik ini. Musuhnya tidak kelihatan atau bahaya yang tidak ketahuan,” paparnya.

JK lantas menyarankan pemerintah agar segera meningkatkan upaya-upaya preventif guna mencegah penyebaran virus corona. Caranya dengan mulai membersihkan sejumlah tempat dan fasilitas umum. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top