Ekonomi

Selama Pandemi Covid-19 dan Puasa, KKP Prediksi Konsumsi Ikan Meningkat

Nasionalpos, Jakarta – Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memprediksi kebutuhan ikan meningkat sekitar 20 persen selama masa puasa dan pandemi Covid-19.

Dirjen PDSPKP, Nilanto Perbowo mengungkapkan, di banding sumber protein hewani lain seperti daging sapi, daging ayam dan telur, produk perikanan tidak mengalami fluktuasi harga dan pasokan yang signifikan.

“Kondisi ini menjadikan ikan sebagai solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber protein hewani  dengan harga yang terjangkau,” kata Nilanto di Jakarta, Minggu (26/4/2020).

Meski demikian, Nilanto mengaku akan tetap terjadi perubahan pasar produk perikanan akibat pandemik Covid-19.

Karena itu lanjutnya, KKP berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga ikan selama masa pandemik serta selama puasa dan lebaran. Upaya yang dilakukan di antaranya konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai stakeholder perikanan terkait, seperti supplier, ritel modern, dan asosiasi perikanan.

Upaya lainnya ialah menjaga akses bagi kelancaran pengiriman logistik input produksi dan hasil suplai produksi di bidang kelautan dan perikanan.

Selain itu, KKP juga memberikan perluasan izin operasional kapal pengangkut ikan dan kapal pengangkut ikan hidup untuk mengangkut hasil produksi guna menjaga ketersediaan bahan baku industri pengolahan dan stok dalam cold storage.

“Kami pun melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga, perwakilan maskapai, perwakilan shipping line, perwakilan trucking, perwakilan agen cargo, pelaku usaha perikanan dan stakeholder terkait lainnya dalam rangka mendorong efisiensi distribusi perikanan melalui transportasi darat, udara dan laut,” jelas Nilanto.

“Ada juga kerja sama pemasaran online produk perikanan yang berasal dari nelayan, pembudidaya dan produk olahan UMKM dengan beberapa startup produk perikanan dan marketplace lainnya,” tutupnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top