Ekonomi

Pemerintah Pusat Janji Kucurkan Dana Rp12,4 Triliun Kepada Pemda Untuk Atasi Corona

Nasionalpos.com, Jakarta – Pemerintah pusat akan mengucurkan dana kepada pemerintah daerah (pemda) sebanyak Rp12,4 triliun untuk mengatasi penyebaran dan dampak virus corona (Covid-19).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan kucuran dana itu merupakan insentif kepada pemda yang sudah dirancang dalam skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Covid-19.

“Dukungan APBN ke pemda disiapkan dalam bentuk tambahan dukungan dana insentif daerah yang berasal dari Bendahara Umum Negara (BUN) dan penggunaan cadangan dana alokasi khusus (DAK) fisik,” katanya lewat video conference pada Rabu (13/5/2020).

Dana yang akan dikucurkan tersebut akan digunakan untuk sejumlah keperluan. Pertama, untuk penyediaan fasilitas pinjaman.

Program telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 Tentang Perubahan Postur dan Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020. Dana tersebut dapat digunakan melalui DAK fisik sebesar Rp9,1 triliun.

Kedua, untuk pembangunan sarana fisik perumahan dan pemukiman, pertanian dan hibah kompensasi pembebasan pajak hotel dan restoran. Untuk keperluan ini, total anggaran yang disediakan Rp3,3 triliun.

Tak hanya dana untuk Pemda, lanjutnya, pemerintah juga menyiapkan dukungan kepada pelaku UKM ke dalam beberapa skema.  Salah satu dukungan berbentuk subsidi bunga selama 6 bulan sebesar Rp34,15 triliun.

Selain diperuntukkan kepada para debitur, bantuan tersebut juga digunakan untuk menjaga likuiditas perbankan yang memberikan fasilitas restrukturisasi kepada pelaku UKM.

Sementara untuk pelaku usaha, bantuan telah lebih dulu diberikan melalui fasilitas insentif pajak berupa pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atau pajak atas gaji pekerja dan PPh Pasal 22 atau pajak perusahaan atas kegiatan impor barang. Serta meringankan PPh Pasal 25 atau pajak pribadi dan badan sebesar 30 persen. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top