Headline

Anies Sebut Belum Akan Stop PSBB Transisi

NasionalPos.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan sampai saat ini belum akan memutuskan penghentian Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)  transisi. Sebab, sejauh ini belum ada indikator negatif.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan PSBB transisi per 5 Juni. Pelaksanaan PSBB transisi ini berdasarkan payung hukum Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB transisi.

“Sejauh ini dalam evaluasi selama satu minggu terakhir, 10 hari terakhir, indikator itu tidak nampak. Artinya kita sekarang bisa berkata selama satu minggu ini tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kita akan kembali ke PSBB,” kata Anies, Selasa (16/6/2020).

Namun Anies menegaskan, kemungkinan PSBB transisi dihentikan selalu ada. Karena itu, pihaknya tetap mengawasi penyebaran virus corona di ibu kota.

“Masa transisi itu akan bisa memasuki fase sehat, aman, produktif jika indikator-indikator kesehatan masyarakat dan epidemiologi menunjukkan bahwa adanya kegiatan ekonomi, sosial, budaya tidak berdampak negatif kepada keselamatan warga,” jelasnya.

Sementara itu, hingga Selasa (16/6/2020) kasus positif corona di Jakarta mencapai 9.062 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 4.329 orang dinyatakan telah sembuh, dan 583 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, Anies memberlakukan PSBB transisi didasari skor yang diperoleh dari tiga faktor, yakni epidemiologi, kesehatan publik, dan fasilitas kesehatan.

Epidemiologi mendapat skor 75, kesehatan publik 70, sementara fasilitas kesehatan 100. Total skor dari ketiga faktor itu 76.

Skor di atas 70 menunjukkan bahwa pembatasan sosial bisa dilonggarkan. Namun, Pemprov DKI juga harus tetap mewaspadai potensi lonjakan kasus positif virus corona. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top