Headline

Direktur Humpuss Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Suap Pengangkutan Pelayaran

Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono

NasionalPos.com, Jakarta –  Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono (TAG) resmi ditetapkan sebagai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap kerja sama pengangkutan bidang pelayaran.

Taufik telah ditetapkan KPK sebagai tersangka sejak 16 Oktober 2019.

“Tersangka TAG akan ditahan selama 20 hari pertama mulai tanggal 26 Juni 2020 hingga 15 Juli 2020 pada Rutan KPK Kavling C1,” kata Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Jum’at (26/6/2020).

Kasus ini merupakan pengembangan perkara yang melibatkan mantan Anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso. Diketahui, Bowo Sidik Pangarso telah divonis 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 250 juta subsider empat bulan kurungan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Rabu (4/12/2019).

“Tersangka TAG akan diisolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari guna mencegah penularan Virus Corona (Covid-19). Di Kavling C1 Rutan KPK,” jelas Lili.

Untuk diketahui, perkara ini berawal saat PT HTK memiliki kontrak pengangkutan dengan cucu perusahaan PT Petrokimia Gresik pada 2013-2018. Pada 2015, kontrak tersebut dihentikan lantaran membutuhkan kapal dengan kapasitas yang lebih besar. PT HTK tidak memiliki kapal dengan spesifikasi itu.

Namun, ada upaya meloloskan agar kapal-kapal PT HTK dapat digunakan kembali untuk kepentingan distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia. Modusnya dengan melobi Anggota DPR dari Fraksi partai Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Adapun 99,9 persen saham PT HTK dimiliki oleh PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS). Sementara, PT HITS merupakan salah satu unit bisnis Humpuss Grup  milik putra Presiden kedua RI Soeharto, Tommy Soeharto. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top