Headline

Masyarakat Karimun Resah Permainan Judi di Hotel ‘WK’

Suasana arena perjudian di Hotel WK Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau yang meresahkan warga sekitar.

Tg Balai Karimun, Nasionalpos.com – Masyarakat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau dibuat resah oleh keberadaan Gelenggang Permainan (Gelper) atau permainan ketangkasan dan permainan judi bola pimpong di sebuah hotel inisial ‘WK’.

Informasi yang diperoleh NasionalPos.com, permainan judi itu sudah berlangsung sejak Tahun 2019. Arena bola pimpong dan Gelper berbau judi ini sudah pernah di demo oleh sebuah ormas dan berhenti sementara. Namun, kini arena judi itu kembali beroperasi dan luput dari pantauan pihak yang berwenang.

“Dulu sempat tutup setelah diprotes dan didemo ormas. Tapi, sekarang Gelper di hotel itu muncul lagi cukup digandrungi pengunjung yang ramai berdatangan. Tentu kami resah dengan keberadaan tempat judi itu,” ujar seorang warga sekitar yang enggan disebut namanya, Sabtu (18/7/2020).

Masih menurut sumber, sejumlah tempat hiburan malam tak pernah sepi bahkan sebelum pemberlakuan new normal diberlakukan di Tanjung Balai Karimun. Hotel ‘WK’ pun menjadi salah satu  alternatif khususnya bagi yang gemar bermain Gelper.

Areal parkir Hotel ‘WK’ yang ramai pengunjung.

Di Hotel ‘WK’, para pengunjung bisa berkaraokean dan berjoget ria. Selain itu,tentu saja disediakan tempat judi mesin ketangkasan Gelper dan permainan judi tebak angka bola pimpong. Bahkan diduga adanya penyalahgunaan narkoba dilokasi tersebut.

Setiap tamu yang datang disapa dengan ramah oleh para penerima tamu. Bagi tamu hotel yang ingin bermain judi mesin ketangkasan, tempatnya ada di bagian loby hotel, untuk bermain judi bola pimpong tamu bisa menikmatinya dari kamar vip.

Untuk permaian judi tebak angka bola pimpong, setiap pemain menyiapkan dana minimal mulai Rp 10 ribu rupiah. Setiap pemain harus menebak angka mulai dari angka 1 sampai angka 24. Jika tebakannya benar, maka pemain akan mendapat ‘hadiah’ ratusan ribu rupiah.

“Kalau pasang taruhan Rp10 ribu, maka kalau menang dapat Rp 220 ribu,” tutur sumber.

Permainan tebak angka bola pimpong ini ditayangkan melalui layar TV LCD yang ada di vip room, sehingga pemain bisa bermain sambil menikmati irama musik. Pada layar TV LCD, terlihat bola pimpong di dalam sebuah tabung kaca. Nantinya, bola tersebut akan diaduk dan salah satu bola akan terlempar keluar tabung, dan itulah nomor yang keluar.

Bagi tamu yang ingin memasang nomor tebakannya, dapat membeli kuponnya melalui karyawan vip room yang ada di sana. Karyawan akan datang menawarkan kupon setiap kali permainan akan dimulai.

“Modusnya juga sangat rapi, karena kupon yang dijual tersebut, tertulis “Pesanan Lagu Karaoke” lengkap dengan dengan judul-judul lagu terurut dari mulai angka 1 sampai 24, seperti lagu judul Aduh Buyung dibuat tebakan angka nomor 1, Biarlah angka 2, Bisikanlah Dia angka 3 dan seterusnya sampai 24 judul lagu,” beber sumber.

Begitu angka yang dipasang pemain tepat sesuai yang ditebaknya, nantinya akan ada karyawan yang masuk ke dalam room VIP untuk memberikan hadiahnya berupa Card yang bertuliskan nominal angka-angka sesuai kelipatan pecahan uang rupiah.

“Kami minta aparat tidak tinggal diam. Kami resah dengan permainan judi di hotel itu. Ini merusak citra Kabupaten Karimun,” tandas sumber. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top