Ekonomi

DPLN PPMI Taiwan Apresiasi KDEI dan BP2MI

Ketua Umum DPLN PPMI Taiwan, Renita Wibowo

NasionalPos.com, Jakarta –Ketua Umum Dewan Pengurus Luar Negeri (DPLN) Persatuan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI( Taiwan, Renita Wibowo mengapresiasi kinerja Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/8/2020), Renita menyatakan KDEI, BP2MI dan instansi terkait lainnya sangat responsive terhadap semua pengaduan yang selama ini PPMI sampaikan.

“Kami mengapresiasi KDEI, BP2MI dan Intansi terkait lainnya yang cukup responsive atas semua pengaduan yang selama ini PPMI sampaikan, maka dari itu atas nama DPLN PPMI Taiwan kami ucapkan terima kasih semoga langkah-langkah baik dan responsive dari KDEI dan BP2MI juga Instansi lainnya dapat memberikan perlindungan yang nyata bagi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan,” kata Renita yang baru saja disahkan kepengurusannya oleh DPP PPMI dalam sebuah webinar yang digelar oleh KDEI di Taiwan,

Dalam acara Webinar tersebut, selain diikuti pihak KDEI, BP2MI, PPMI, juga turut aktif sejumlah Lembaga  swadaya masyarakat (LSM), perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) dan agency di luar negeri.

Renita melanjutkan, terkait beberapa permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri yang tidak pernah henti-hentinya terjadi melanda dunia ketenagakerjaan Indonesia. KDEI dan BP2MI cukup tanggap dalam menindaklanjuti beberapa pengaduan dari DPLN PPMI Taiwan.

BP2MI sebelumnya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), yakni lembaga pemerintah nondepartemen yang berfungsi melaksanakan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi. Adapun Istilah TKI kini diubah menjadi PMI.

Menurut Renita, KDEI, BP2MI dan instansi terkait lainnya cukup baik dalam memberikan perlindungan yang nyata bagi PMI di Taiwan. “KDEI, BP2MI dan instansi terkait lainnya cukup baik dalam memberi perlindungan kepada PMI. Terlebih PMI sebagai pahlawan devisa, wajib kita jaga harkat dan martabatnya,” kata Renita.

Sementara Noerman Adhiguna Analisis, Atase ketenagakerjaan KDEI di Taiwan mengatakan sejauh ini pihaknya berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh PMI. Hal itu sesuai salah satu tugas pokok KDEI, yakni mewakili dan melindungi kepentingan ekonomi dan warga negara Indonesia.

“Kami terima kasih atas apresiasi yang diberikan PPMI. Tugas KDEI memang diantaranya, mewakili dan melindungi kepentingan ekonomi dan warga negara Indonesia yang ada di luar negeri. Ini semua tentu untuk membangun perekonomian bangsa, apalagi PMI memang pahlawan devisa bagi kita,” kata Noerman.

Senada dengan itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani berharap agar organisasi masyarakat serupa PPMI dapat lebih aktif berperan dalam membangun soliditas PMI. Selain itu, kerja sama yang sudah terjalin baik antara semua Lembaga non pemerintah yang peduli dengan PMI bersama BP2MI lebih ditingkatkan. “Koordinasi dan Kerjasama yang baik dengan BP2MI atau pemerintah seperti langkah-langkah PPMI dalam mengadvokasi PMI kita tingkatkan lagi. Ini kerja kita semua demi kemajuan bangsa,” pungkas Benny. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top