Ekonomi

Indef Minta Pemerintah Tingkatkan Konsumsi Kelas Menengah

NasiobalPos.com, Jakarta – Konsumsi kelas menengah perlu ditingkatkan untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, Pemerintah perlu meningkatkan kampanye protocol kesehatan pada pusat perbelanjaan dan usaha pariwisata.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perbaikan dari minus 5,32 persen pada kuartal II 2020 menjadi minus 3,49 persen pada kuartal III 2020.

“Kelas menengah perlu didorong konsumsi yang sifatnya non-makanan dan minuman seperti transportasi dan pariwisata,” ujar Direktur Eksekutif  Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad dalam diskusi daring di Jakarta, Minggu (8/11/2020).

Menurutnya, masyarakat kelas menengah cenderung menahan konsumsinya seraya menanti penanganan kasus COVID-19 di dalam negeri. Karena itu, pemerintah harus meningkatkan upaya-upaya kampanye protokol kesehatan pada pusat perbelanjaan, hotel, pariwisata, restoran yang clean and clear.

“Pemerintah perlu memperbaiki pola penanganan pandemi dengan fokus pada penyadaran masyarakat menghadapi gelombang kedua pandemi,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan percepatan belanja pemerintah baik belanja modal maupun Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pemerintah juga perlu mengubah skema bantuan sosial (bansos) dengan fokus 20 persen ke masyarakat kelompok terbawah, dengan penambahan besaran bantuan hingga Rp1,5 juta per rumah tangga dan skema bantuan tunai.

Ditambahkan Taufik, pemerintah juga perlu melakukan terobosan penciptaan lapangan kerja dengan fokus pembangunan infrastruktur padat tenaga kerja, industri padat tenaga kerja, hingga stimulus UMKM non-restrukturisasi.

 Pemerintah disarankan belajar dari negara lain dalam melakukan perbaikan ekonomi. “Perbaikan ekonomi kita jauh lebih lambat dibandingkan negara mitra dagang kita. Bandingkan dengan China, AS, Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam,” ujar Taufik. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terkini

To Top