Home / Nasional

Kamis, 12 Mei 2022 - 19:32 WIB

Pemkab Bandung Beberkan Pengelolaan Desa Ke Pemkab Lahat

NasionalPos.com,Bandung– Pemkab Bandung (Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung) Jawa Barat menjadi salah satu lokasi yang dijadikan bahan komparasi oleh Pemkab Lahat Sumatera Selatan dalam hal tata kelola pemerintahan desa.

“Suatu kehormatan bagi kami dipilih sebagai lokasi kunker terkait pengelolaan pemerintahan desa, dalam rangka bimbingan dan pelatihan kepada kepala desa se-Kabupaten Lahat,” ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menerima kunker Pemkab Lahat di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kamis (12/5/2022).

Dadang menilai, kegiatan kunker tersebut dapat menjadi media efektif untuk bertukar informasi antara Pemkab Bandung dan Pemkab Lahat.

“Ini merupakan sarana yang tepat untuk bertukar informasi, belajar bersama, sharing pengalaman, sekaligus untuk melihat secara langsung implementasi dari pengelolaan pemerintah desa di Kabupaten Bandung,” imbuh bupati.

Di hadapan peserta kunker dirinya menjelaskan, Kabupaten Bandung merupakan kabupaten dengan desa mandiri terbanyak di Jawa Barat, dengan jumlah desa mandiri 86 desa, 129 desa maju dan 55 desa berkembang.

Baca Juga  Miss IMI Dibekali Pengetahuan dan Dilatih untuk Memajukan Olahraga Otomotif Indonesia

“Alhamdulillah, dari total 270 desa di Kabupaten Bandung sudah tidak ada lagi desa yang berstatus tertinggal maupun sangat tertinggal,” terangnya.

Sementara untuk menyejahterakan dan memberdayakan masyarakat, Pemkab Bandung terus berupaya meningkatkan pendanaan untuk pemerintah desa di tahun 2022. Pihaknya telah mengalokasikan dana perimbangan desa (ADPD) sebesar Rp325.374.144.067.

Peningkatan ADPD tersebut, lanjut bupati, dapat digunakan untuk kenaikan penghasilan tetap kepala desa, kenaikan tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kenaikan insentif RT dan RW, program BPJS ketenagakerjaan dari insentif RT dan RW serta peningkatan insentif linmas.

“Sementara untuk DD (Dana Desa) tahun 2022 ini Kabupaten Bandung menerima sebesar Rp345.331.515.000. Sedangkan anggaran bantuan gubernur sebesar Rp35.100.000.000 yang akan dibagi 270 desa se-Kabupaten Bandung,” urai bupati yang akrab disapa Kang DS.

Pada kesempatan itu, Kang DS juga menyampaikan beberapa program prioritas dan program unggulan Pemkab Bandung yang mendukung visi pemerintah daerah yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera.

Baca Juga  FAI : Untuk Berdaulat, Gerakan Pemuda Bumiputera Harus Unik Berbasis IT

“Untuk program prioritas, kami memiliki insentif guru ngaji, penyediaan kartu tani dan pemberian modal bergulir tanpa bunga. Sementara program unggulan antara lain program tiga muatan lokal (pendidikan Pencasila dan UUD 1945, bahasa dan budaya sunda serta belajar mengaji dan menghafal al-qur’an), bunga desa, beasiswa hafidz quran, rebo nyunda, magrib mengaji dan penyediaan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri),” jelas Kang DS.

Ditemui dikesempatan yang sama, Bupati Lahat Cik Ujang menyampaikan, sebanyak 356 dari 360 kepala desa mengikuti kegiatan kunker ke Kabupaten Bandung.

“Terima kasih atas penerimaannya. Banyak sekali ilmu yang bisa kami dapatkan. Selain terkait pemerintahan desa, kami juga tertarik dengan pengelolaan destinasinya. Seperti kita tahu, Kabupaten Bandung selalu menjadi primadona untuk berlibur. Banyak sekali objek wisata di sini,” tandasnya.(*)

 

Share :

Baca Juga

ORARI donor darah

Headline

Di Peringatan 77 Tahun Lahirnya Gagasan Membentuk Palang Merah Indonesia, ORARI Ajak PMI Jalin Kolaborasi Kemanusiaan
Wahyu Setiawan ditahan

Headline

Jadi Tersangka, Wahyu Setiawan Mundur Sebagai Komisioner KPU
rapat komisi III edit

Politik

Penambahan Anggaran Setjen MPR RI Di Setujui Komisi III DPR RI
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Kamis (18/6/2020)
kereta api corona

Headline

Update Data Corona (19/2/2021) Jumlah Pasien Positif 1.263.299 Orang dan Meninggal 34.152 Orang
virus corona 4

Headline

Update Data Corona (23/12/2020) Jumlah Pasien Positif 685.639 Orang dan Meninggal 20.408 Orang
Juru Bicara penanganan Corona Achmad Yurianto

Headline

Update Corona (24/6/2020) Jumlah Pasien Positif 49.009 Orang dan Meninggal Menjadi 2.573 Orang
KPK

Headline

Minus Saut, Pimpinan KPK Lantik Pejabat Baru