Home / Headline / Hukum / Nasional / Top News

Senin, 23 September 2019 - 18:42 WIB

Ada 7 Aparat Luka dan 1 TNI Gugur Dalam Aksi Massa di Waena, Papua

Nasionalpos.com, Jayapura – Tercatat tujuh aparat keamanan dilaporkan terluka di Waena, Provinsi Papua, satu diantaranya meninggal, yaitu Praka Zulkifli yang merupakan anggota Yonif 751 Raider.

Kabid Dokkes Polda Papua Kombes dr Agustinus kepada ANTARA di Jayapura, Senin mengatakan, saat ini masih enam anggota Brimob yang harus dirawat akibat luka yang dideritanya.

“Saat ini enam anggota Brimob masih dirawat di RS Bhayangkara,” kata Agustinus seraya mengaku belum secara keseluruhan kondisinya stabil namun butuh observasi ketat.

Baca Juga  Sandiaga Uno: Dugaan Kasus Disidik Polda Peristiwa 17 Tahun Lalu

Ketika ditanya tentang warga sipil yang dirawat, Kabid Dokkes Polda Papua mengaku ada 20 orang yang dirawat.

“Belum diketahui nama-nama korban yang dirawat karena yang terpenting menolong korban yang terluka,” kata Agustinus.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Kamal secara terpisah mengatakan, insiden itu berawal saat pemulangan para pendemo ke arah kawasan Expo Waena.

Pemulangan para pendemo ke kawasan Expo sesuai kesepakatan dengan Kapolres Kota Jayapura. Polisi membantu pemulangan pendemo yang sebelumnya berada di halaman depan auditorium menggunakan 15 truk.

Baca Juga  Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Minggu (13/9/2020)

Namun saat kendaraan yang mengangkut mereka berada di Jembatan Waena, para pendemo minta diturunkan dari truk. Pendemo tiba-tiba menyerang anggota TNI yang sedang sarapan pagi di warung.

Menurut Kamal, dalam insiden tersebut enam anggota Brimob terluka dan satu anggota TNI AD meninggal setelah sempat dilarikan ke RS Bhayangkara.

“Para korban masih dirawat di RS Bhayangkara,” kata Kamal. Demikian dilansir dari Antara. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Rute Kereta Bandara Kualanamu Diperpanjang hingga Binjai

Headline

Konglomerat Samin Tan Jadi DPO KPK

Headline

KPK Janji Tuntaskan Kasus Suap Emirsyah Satar Pada Agustus 2019

Ekonomi

Wapres : Proyek Biaya Besar Ditunda Pengerjaannya Hingga 2022

Headline

Aparat Keamanan Siaga di Tititk Rawan Papua

Headline

Din Syamsuddin Desak Pemerintah Usut Dan Protes Pelarungan Jasad ABK WNI di kapal China

Headline

Fatwa MUI : Aktivitas Buzzer Hukumnya Haram

Headline

Anies : Tahun 2021 Penuh Tantangan