Home » Headline » AGRAK Desak PPATK Usut Transaksi Mencurigakan Kasus Korupsi BTS Kominfo Diduga Libatkan Politisi Nasdem

AGRAK Desak PPATK Usut Transaksi Mencurigakan Kasus Korupsi BTS Kominfo Diduga Libatkan Politisi Nasdem

dito 02 Mei 2024 162

NasionalPos.com, Jakarta- Meskipun kasus korupsi BTS Kominfo sudah menjadikan beberapa orang menjadi terdakwa, bahkan Jhonny G Plate mantan Menkominfo sudah di jatuhi vonis selama 10 Tahun, namun bukan berarti kasus tersebut selesai dan kemudian di peti eskan begitu saja, demikian di sampaikan Darul Muchlis Jubir Aliansi Gerakan Rakyat Anti Korupsi kepada awak media, Kamis, 2/5/2024 di Jakarta.

“Kami minta kasus korupsi pengadaan tower BTS Kominfo ini, harus berlanjut pengusutannya, karena masih ada temuan yang bisa jadi memunculkan tersangka baru.”ucap Darul Muchlis.

Menurutnya, kemungkinan adanya tersangka baru tersebut, terkait adanya dugaan keterlibatan politisi berinisial DIP menjabat sebagai Ketua DPP Partai Nasdem bidang Digital dan Siber, serta kedudukannya sebagai Tenaga Ahli Menkominfo dalam dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan Tower BTS, yang bersangkutan sangat berpengalaman dibidang digital maupun pengadaan infrastruktur digital, selain itu menurut sumber dari internal partai Nasdem menyebutkan diduga adanya aliran dana dan juga adanya dugaan transkasi mencurigakan yang masuk ke kas DPP Partai Nasdem, adapun diduga adanya peran dari DIP dalam masalah transaksi mencurigakan tersebut.

Baca Juga :  Penyelundupan Narkotika Asal Amerika dan Kolombia Terbongkar

“Nah terkait adanya dugaan transaksi mencurigakan tersebut, kami berinisiatif melaporkannya ke PPATK sebagai Lembaga negara yang berkewajiban menelusuri masalah tersebut.”tukas Darul

Lebih lanjut Darul mengatakan bahwa dirinya bersama aktivis milineal anti korupsi tergabung di Aliansi Gerakan Anti Korupsi, tidak akan kenal Lelah untuk menelusuri informasi tentang dugaan keterlibatan DIP dalam kasus Korupsi Tower BTS Kominfo, dengan harapan yang bersangkutan menjadi tersangka baru dalam kasus tersebut.

Baca Juga :  Prediksi TB Hasanuddin Soal Pergantian Panglima TNI-KASAD

“ Kami sangat berharap PPATK proaktif menindaklanjuti pengaduan yang kami sampaikan, dengan segera memanggil dan memeriksa DIP mengenai adanya dugaan transaksi mencurigakan tersebut, untuk surat pengaduan beserta data informatif sudah kami kirim hari ini ke PPATK, semoga PPATK segera panggil dan periksa yang bersangkutan ”pungkas Darul Mucklis yang juga Koordinator  Laskar Muslimin Berantas Korupsi.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

x
x