Home / Megapolitan / Top News

Sabtu, 2 Juli 2016 - 18:02 WIB

Agung Podomoro Klaim Pulau G Berjarak 75 Meter dari Pipa Gas

JAKARTA, NASIONALPOS – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) dituding melakukan pelanggaran berat karena membangun reklamasi Pulau G atau Pluit City di atas kabel listrik atau pipa gas. Atas hal tersebut, APLN angkat bicara dan secara tegas membantahnya.

Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta, Jakarta Utara.

Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta, Jakarta Utara.

“Ikan saja ada sensornya. Saya nggak paham di bawah Pulau G, ada kabel listrik. Kontraktor kita tidak akan kerja kalau di bawah pulau ada kabel itu,” ujar CEO PT Muara Wisesa Samudera (anak usaha APLN), Halim Kumala saat konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta, Sabtu (2/7/2016).

Baca Juga  Rekaman Pertemuan Mahathir Dengan PM Malaysia Bahas Koalisi Bocor

Halim mengatakan, ia percaya kepada kontraktor yang disewanya untuk membangun Pulau G, yaitu Boskalis dan Van Oord. Pasalnya, kedua kontraktor ini cukup berpengalaman di bidangnya.

Selain itu, menurut Halim, saat ini zaman sudah semakin maju. Dengan metode Batimetri, mendeteksi keberadaan pipa bukanlah hal yang sulit.

Sebelumnya, tim peneliti pelaut legendaris Hang Tuah juga telah mengetahui adanya pipa di area yang dimaksud.

Tim yang sama kemudian mengeluarkan desain pulau reklamasi, khususnya Pulau G seluas 161 hektar yang letaknya 25 meter dari pipa tersebut.

Baca Juga  Komisi III DPR Minta Polri Transparan Tangani Perkara Dokter Lois

Meski sudah ditentukan jarak ini, Halim menambahkan, perusahaan juga berdiskusi dengan pemerintah daerah (pemda), dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pada akhirnya, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan izin untuk menggeser Pulau G sebanyak 50 meter atau 75 meter dari pipa tersebut.

Dengan demikian, Halim menekankan, pemerintah pusat kurang tepat jika mengatakan Pulau G dibangun di atas pipa.

“Bagaimana bisa seorang menteri bilang di bawah pulau ada kabel listrik dan pipa gas? Gampang kok dataya atau kasih tahu saja pipanya di mana, kita diskusi,” tandas Halim.

(KOMPAS.com)

Share :

Baca Juga

Top News

Cagub Malut Jadi Tersangka di KPK

Headline

Dua Pejabat Perindo DIperiksa Kejagung terkait Dugaan Korupsi

Politik

PKI Ditolak, PBB Persilahkan Mantan HTI dan FPI Untuk Daftar Bacaleg

Headline

Pengadilan Tinggi DKI Kabulkan Banding Joko Tjandra, Vonis Hanya 3,5 Tahun Penjara

Headline

Sejumlah Aset PT Hanson Internastional Tbk Disita Bareskrim

Nasional

Fahri Hamzah: Pelaku Teror Diduga Robot Perusak Islam

Headline

Politikus Demokrat Ungkap PDIP Pengusul RUU HIP Yang Dibahas Cepat

Headline

Update Corona (30/4/2020) Jumlah Pasien Positif 10.118 Orang Dan Meninggal Menjadi 792 Orang