Aksi Bersama Tuntut MK Adil dan Benar Digelar Di Kawasan Patung Kuda

- Editor

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-   Ribuan orang Mmenggelar aksi unjuk rasa di sekitar patung kuda, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024) siang, massa aksi mulai berorasi sekitar pukul 13.15 WIB. Mereka menyampaikan orasi tepat di depan Gedung Indosat. Peserta aksi menghadap panggung yang didirikan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Di belakang panggung aksi, ada spanduk putih yang berukuran cukup besar. Kalimat yang tertulis dalam spanduk tersebut menuntut MK bersikap adil dan benar terkait Pemilu 2024. “Aksi bersama menuntut MK adil dan benar,” bunyi kalimat yang tertulis di spanduk tersebut.

Baca Juga :   Penuhi Panggilan, Rocky Gerung Mendatangi Bareskrim Mabes Polri

Nampak perwakilan massa orasi di atas panggung secara bergantian, diantaranya terlihat Din Syamsudin yang menyampaikan orasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juga terlihat sebanyak 2.713 personel aparat gabungan baik Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP DKI dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda tersebut.

“Kami menerjunkan 2.713 personel gabungan TNI, Polri dibantu Pol PP serta Dishub yang dibagi beberapa titik pengamanan di sekitaran Monas,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Baca Juga :   Copot Saja Walikota Kinerjanya Tidak Optimal Melaksanakan Program Penanganan Kemiskinan Ekstrem Di Provinsi DKI Jakarta

Selain itu, lanjut Susatyo, pengalihan arus lalu lintas di sekitar kawasan Patung Kuda juga dilakukan selama berlangsung penyampaian pendapat, sedangkan rekayasa lalu lintas itu bersifat situasional melihat kondisi massa aksi yang datang.

“Kami juga meminta kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negoisasi, pelayanan serta humanis,” tandas Susatyo

 

Loading

Berita Terkait

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal
Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari
Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan
Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah
ITDC Sebut Pengelolaan Sirkuit Mandalika Setara Hotel Bintang Lima
SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta
HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan
Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:13 WIB

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:27 WIB

Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:55 WIB

Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan

Senin, 20 Mei 2024 - 22:54 WIB

Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:28 WIB

HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:56 WIB

Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:49 WIB

Saka Tatal Akui Korban Salah Tangkap Kasus Vina

Berita Terbaru