Home » Headline » Aksi Unras Forum P3SRS Nasional Di Balaikota, Ditolak Warga Apartemen Puri Kemayoran, Lantaran Diduga Memanipulasi Fakta dan Tendensius

Aksi Unras Forum P3SRS Nasional Di Balaikota, Ditolak Warga Apartemen Puri Kemayoran, Lantaran Diduga Memanipulasi Fakta dan Tendensius

dito 21 Sep 2023 157

NasionalPos.com, Jakarta- Sejumlah orang yang menamakan diri Forum P3SRS Nasional, mendatangi Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Kamis, 21/9/2023 sekitar pukul 10.00 WIB, mereka menggelar aksi unjuk rasa, sambil menyampaikan aspirasi mereka melalui penyampaian orasi di atas Mobil komando, menggelar poster, spanduk dan karangan bunga,

Namun demikian dari hasil pantauan awak media, ada beberapa kejanggalan dari aksi unjuk rasa tersebut, diantaranya adalah aspirasi tuntutan aksi dari mereka tersebut, yang terpampang di poster, spanduk maupun karangan bunga, hanya tertuliskan aspirasi tuntutan dari satu apartemen saja, yakni Apartemen Puri Kemayoran, padahal mereka mengklaim diri sebagai Forum P3SRS Nasional, yang membawa aspirasi seluruh penghuni apartemen atau rusun yang diduga bermasalah di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Mendengar informasi adanya aksi Unjuk rasa (Unras) tersebut, dan dari aspirasi yang disampaikan  oleh pengunjuk rasa tersebut, yang mengklaim sebagai perwakilan warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, sontak saja mendapatkan respon dari warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, salah seorang warga penghuni apartemen Puri Kemayoran,

Ketika dikonfirmasi awak media,  ia mengatakan bahwa dirinya sangat heran dengan adanya pihak yang mengklaim dirinya sebagai perwakilan warga dan penghuni apartemen Puri Kemayoran, kemudian menyampaikan aspirasi kepada Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini ke Plt Gubernur DKI Jakarta, melalui cara-cara yang tidak etis, diduga manipulative, hoax dan diduga terkesan menyudutkan ASN dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta tanpa fakta, dan tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Achsanul Sholihin Jendlap aksi ojol 177, Tegaskan Ojol Bersatu Tolak sistem kerja subordinatif

“Ya, mas, kami sebagai warga penghuni apartemen Puri Kemayoran dapat informasi hari Kamis, ini ada unjuk rasa di depan Balaikota Pemprov DKI Jakarta digelar oleh mereka yang mengaku-ngaku membawa aspirasi warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, ini bikin kami heran, kok bisa-bisanya mereka mengatakan seperti itu? Klaim atas nama warga penghuni apartemen Puri kemayoran, padahal warga penghuni apartemen Puri Kemayoran tidak memberi amanah apapun  kepada mereka, bahkan menolak keberadaan mereka, yang sudah selesai masa tugasnya sebagai pengurus”ungkap sumber tersebut yang enggan menyebut Namanya, Kamis, 21/9/2023 di kawasan Apartemen Puri Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurutnya, mereka itu yang menggelar demonstrasi tersebut, justru disinyalir mereka-itu adalah pihak yang membuat kegaduhan dan ketidaknyamanan penghuni Apartemen Puri Kemayoran, dengan berbagai tindakan terror, intimidatif, premanisme, serta memutarbalikkan fakta, playing victim, membuat skenario seakan-akan menjadi korban,

Padahal realitasnya, mereka itu telah mengorbankan warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, melalui dugaan berbagai tindakan yang merugikan warga, selain itu apa yang mereka perbuat tersebut, yakni menggelar RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran, ternyata oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran yang mereka gelar tersebut, tidak sesuai mekanisme yang terdapat pada  Pergub No.132 Tahun 2018, melalui Surat berkop Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta, dengan nomor : 3712/RR.02.01 tertanggal 25 Agustus 2023, perihal : Tanggapan Permohonan Puri Kemayoran, yang ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Retno Sulistyaningrum.

Baca Juga :  Pemprov DKI Sinergikan Perangkat Daerah untuk Kurangi Polusi Udara di Jakarta

“RUALB P3SRS yang mereka gelar itu sudah di tolak oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta, kok teriak-teriak merasa dizolimi lah, mereka juga menduga ada kolusilah di DPRKP DKI Jakarta, itu semua playing victim, hoax , memanipulasi fakta maupun data serta tendensius, karena itu kami menolak tegas aksi unjuk rasa tersebut, mereka bukan korban, dan mereka juga tidak pantas mewakili aspirasi warga punghuni Apartemen Puri Kemayoran” pungkas sumber tersebut, atas permintaan beliau, agar tidak menyebutkan identitas dirinya, maka dalam penayangan berita ini, pihak wartawan tidak menayangkan dan tidak menyebutkan identitas sumber tersebut, hal ini sesuai pasal 7 Undang-Undang No.40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers.

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas

Taufik Hidayat

14 Okt 2026

Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

x
x