Aksi Unras Forum P3SRS Nasional Di Balaikota, Ditolak Warga Apartemen Puri Kemayoran, Lantaran Diduga Memanipulasi Fakta dan Tendensius

- Editor

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta- Sejumlah orang yang menamakan diri Forum P3SRS Nasional, mendatangi Balai Kota Pemprov DKI Jakarta, Kamis, 21/9/2023 sekitar pukul 10.00 WIB, mereka menggelar aksi unjuk rasa, sambil menyampaikan aspirasi mereka melalui penyampaian orasi di atas Mobil komando, menggelar poster, spanduk dan karangan bunga,

Namun demikian dari hasil pantauan awak media, ada beberapa kejanggalan dari aksi unjuk rasa tersebut, diantaranya adalah aspirasi tuntutan aksi dari mereka tersebut, yang terpampang di poster, spanduk maupun karangan bunga, hanya tertuliskan aspirasi tuntutan dari satu apartemen saja, yakni Apartemen Puri Kemayoran, padahal mereka mengklaim diri sebagai Forum P3SRS Nasional, yang membawa aspirasi seluruh penghuni apartemen atau rusun yang diduga bermasalah di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Mendengar informasi adanya aksi Unjuk rasa (Unras) tersebut, dan dari aspirasi yang disampaikan  oleh pengunjuk rasa tersebut, yang mengklaim sebagai perwakilan warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, sontak saja mendapatkan respon dari warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, salah seorang warga penghuni apartemen Puri Kemayoran,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dikonfirmasi awak media,  ia mengatakan bahwa dirinya sangat heran dengan adanya pihak yang mengklaim dirinya sebagai perwakilan warga dan penghuni apartemen Puri Kemayoran, kemudian menyampaikan aspirasi kepada Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini ke Plt Gubernur DKI Jakarta, melalui cara-cara yang tidak etis, diduga manipulative, hoax dan diduga terkesan menyudutkan ASN dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta tanpa fakta, dan tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :   Bantuan untuk Turkiye Operasi Kemanusiaan, Terbesar Indonesia

“Ya, mas, kami sebagai warga penghuni apartemen Puri Kemayoran dapat informasi hari Kamis, ini ada unjuk rasa di depan Balaikota Pemprov DKI Jakarta digelar oleh mereka yang mengaku-ngaku membawa aspirasi warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, ini bikin kami heran, kok bisa-bisanya mereka mengatakan seperti itu? Klaim atas nama warga penghuni apartemen Puri kemayoran, padahal warga penghuni apartemen Puri Kemayoran tidak memberi amanah apapun  kepada mereka, bahkan menolak keberadaan mereka, yang sudah selesai masa tugasnya sebagai pengurus”ungkap sumber tersebut yang enggan menyebut Namanya, Kamis, 21/9/2023 di kawasan Apartemen Puri Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurutnya, mereka itu yang menggelar demonstrasi tersebut, justru disinyalir mereka-itu adalah pihak yang membuat kegaduhan dan ketidaknyamanan penghuni Apartemen Puri Kemayoran, dengan berbagai tindakan terror, intimidatif, premanisme, serta memutarbalikkan fakta, playing victim, membuat skenario seakan-akan menjadi korban,

Padahal realitasnya, mereka itu telah mengorbankan warga penghuni Apartemen Puri Kemayoran, melalui dugaan berbagai tindakan yang merugikan warga, selain itu apa yang mereka perbuat tersebut, yakni menggelar RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran, ternyata oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran yang mereka gelar tersebut, tidak sesuai mekanisme yang terdapat pada  Pergub No.132 Tahun 2018, melalui Surat berkop Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta, dengan nomor : 3712/RR.02.01 tertanggal 25 Agustus 2023, perihal : Tanggapan Permohonan Puri Kemayoran, yang ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Retno Sulistyaningrum.

Baca Juga :   BNPB Lakukan TMC Untuk Dukung Tanggap Darurat Bencana Sumatera Barat

“RUALB P3SRS yang mereka gelar itu sudah di tolak oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta, kok teriak-teriak merasa dizolimi lah, mereka juga menduga ada kolusilah di DPRKP DKI Jakarta, itu semua playing victim, hoax , memanipulasi fakta maupun data serta tendensius, karena itu kami menolak tegas aksi unjuk rasa tersebut, mereka bukan korban, dan mereka juga tidak pantas mewakili aspirasi warga punghuni Apartemen Puri Kemayoran” pungkas sumber tersebut, atas permintaan beliau, agar tidak menyebutkan identitas dirinya, maka dalam penayangan berita ini, pihak wartawan tidak menayangkan dan tidak menyebutkan identitas sumber tersebut, hal ini sesuai pasal 7 Undang-Undang No.40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers.

 

 

 

 

Loading

Berita Terkait

Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari
Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan
Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah
ITDC Sebut Pengelolaan Sirkuit Mandalika Setara Hotel Bintang Lima
SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta
HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan
Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK
Saka Tatal Akui Korban Salah Tangkap Kasus Vina

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:27 WIB

Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:55 WIB

Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan

Senin, 20 Mei 2024 - 22:54 WIB

Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah

Senin, 20 Mei 2024 - 22:46 WIB

ITDC Sebut Pengelolaan Sirkuit Mandalika Setara Hotel Bintang Lima

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:56 WIB

Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:49 WIB

Saka Tatal Akui Korban Salah Tangkap Kasus Vina

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:43 WIB

Tiga Korban Pesawat Jatuh Dilarikan ke RS Polri

Berita Terbaru

Headline

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB