Home / Headline / Politik / Top News

Senin, 18 Oktober 2021 - 16:49 WIB

Aktivis Bentuk GAGAS Indonesia Dukung Gatot Capres 2024

Gatot Nurmantyo bersama Hendra Dermawan

Gatot Nurmantyo bersama Hendra Dermawan

NasionalPos.com, Jakarta – Pemilihan presiden (Pilpres) masih tiga tahun lagi, namun sebagian masyarakat mulai bekerja untuk mendukung tokoh sebagai calon presiden (capres) 2024. Diantaranya, kelompok yang menamakan diri Garda Gatot Selamatkan Indonesia atau disingkat GAGAS Indonesia yang dikomandoi Hendra Dermawan. GAGAS Indonesia mendukung Gatot Nurmantyo pada Pilpres 2024 nanti.

“Garda itu artinya pengawal, jadi kami kawal Pak Gatot untuk selamatkan Indonesia. GAGAS Indonesia kami bentuk berangkat dari rasa keprihatinan kami sebagai bagian anak bangsa yang melihat kondisi negeri ini yang terancam dari berbagai sudut. Saat ini, kami menilai Indonesia terancam bangkrut akibat utang yang terus membengkak, ancaman demokrasi setelah oligarki mencengkeram pemimpin negeri. Para pengambil kebijakan disetir pemilik modal raksasa, sehingga pemimpin tak lagi memiliki kemandirian bahkan cenderung mengorbankan rakyat. Belum lagi ancaman serbuan asing, diantaranya marak TKA yang menyerbu masuk meski anak negeri keras melakukan penolakan. Karena itu, harus ada tokoh mumpuni untuk memimpin dan menyelamatkan Indonesia dan sosok itu ada pada Jendral (purn) Gatot Nurmantyo yang sudah teruji jiwa kesatrianya, memiliki visi besar untuk bangsa dan tentu Pancasilais sejati,” jelas Hendra yang juga dikenal sebagai aktivis muda di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Baca Juga  Awas, Petahana Gunakan Fasilitas Negara Untuk Kampanye Pilkada

Hendra melanjutkan, GAGAS Indonesia dibentuk awalnya dari forum diskusi sejumlah aktivis dan komunitas anak-anak tentara. Mereka juga sempat beberapa kali berdiskusi dengan Gatot Nurmantyo soal tema-tema kebangsaan. Dari diskusi itu yang dilanjutkan dengan pengamatan terhadap perkembangan kondisi bangsa serta mencermati gerakan sejumlah tokoh nasional, maka akhirnya diputuskan untuk mengusung salah satu tokoh yang memiliki kapabilitas dan integritas untuk menyelesaikan masalah bangsa ini.

“Awalnya kami sering diskusi sesama aktivis dan kawan-kawan dari komunitas anak tentara. Kami juga mengamati perkembangan bangsa yang semakin terpuruk, lalu kami juga cermati sepak terjang para tokoh dalam menyikapi masalah bangsa ini. Dari situ, kami berkesimpulan harus ada tokoh yang memiliki kapabilitas dan integritas untuk memimpin negeri ini dan pilihannya jatuh pada Pak Gatot Nurmantyo. Lantas, bagaimana selesaikan masalah bangsa ini? Tentu jawabannya Pak Gatot Nurmantyo harus jadi Presiden RI,” papar Hendra.

Baca Juga  MA Vonis Bebas Mantan Dirut PLN Terkait Korupsi Pengadaan BBM

Hendra menyatakan GAGAS Indonesia telah mencermati dan memperlajari rekam jejak Gatot Nurmantyo sejak masih berkarir di militer. Jabatan terakhir Gattot Nurmantyo adalah Panglima TNI yang berhasil menjaga kemanuggalan TNI dan rakyat. “Kami cermati, selama Pak Gatot berkarir di TNI tak hanya sukses menjadikan institusi TNI yang membanggakan kami, tapi juga beliau mampu menyatukan TNI dan rakyat. Dulu kita kenal dengan istilah kemanunggalan TNI dan rakyat. Itulah yang dilakukan Pak Gatot. Dan, saat ini, beliau tetap konsisten menjaga negeri ini dengan cara elegan, melalui kritik cerdas dan santun,” ungkap Hendra.

Saat ini, lanjut Hendra, GAGAS Indonesia terus melakukan konsolidasi. Selain itu, respon masyarakat khususnya para milenial sangat baik. “Kami terus konsolidasi dan respon kawan-kawan dari daerah khususnya milenial sangat baik. Kami mohon doa agar ikhtiar yang kami lakukan ini berjalan lancar dan sukses menyelamatkan Indonesia,” pungkasnya.  (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Mabes Polri Ambil Alih Kasus Prokes HRS

Nasional

Bidang Litbang Parna Indonesia Diharapkan dapat Berperan Membangun Bona Pasogit

Headline

Pancasila Tak Boleh Diusik Tegas Purnawirawan TNI Saat Bertemu Presiden

Ekonomi

Pengamanan Pilkada, Kemenhan dan Polri Dapat Anggaran Terbesar di RAPBN 2020

Headline

Polisi Razia Perusahaan, Tak Terapkan WFH Dipidana

Ekonomi

Masih Cerahkah Bisnis Taksi “Online” di Bawah Aturan Baru PM 26?

Headline

Update Corona (20/4/2020) Jumlah Pasien 6.760 Orang Dan Meninggal Menjadi 590 Orang

Headline

Update Corona (21/5/2020) Jumlah Pasien Positif 20.162 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.278 Orang