Home / Megapolitan / Top News

Senin, 22 Januari 2018 - 10:51 WIB

Aktivis GL Pro 08 dan Asril Centre Aksi Kumpul Koin, Petisi Tolak Reklamasi di CFD

NasionalPoscom, Jakarta — Beragam cara dilakukan elemen masyarakat untuk menyatakan penolakan terhadap proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Salah satunya dengan cara pengumpulan koin receh untuk pembayaran denda
pembatalan sertifikat tanah reklamasi dan tanda tangan petisi.

Kegiatan tersebut dilakukan aktivis dan relawan GL Pro 08, Asril Tanjung Centre serta Laskar Betawi saat Car Free Day di kawasan Jalan MH Thamrin-Sudirman pada Minggu (21/1).

Baca Juga  Joko Tjandra Bebas Melenggang, Jaksa Agung Pertanyakan Pencekalan Imigrasi

“Kami mendukung Gubernur Anies Baswedan membatalkan reklamasi. Caranya dengan mengumpulkan koin uang receh dari masyarakat yang hasilnya nanti
untuk disumbangkan ke Pemprov DKI sebagai ganti rugi pembatalan reklamasi,”
kata Koordinator Aksi, Salataning.

Menurut Salataning, kegiatan pengumpulan koin receh sebagai pembayaran denda pembatalan sertifikat tanah reklamasi tersebut akan terus dilakukan saaterhadap pagelaran Car Free Day.

“Kami akan kumpulkan koin saat Car Free Day,” ujar Salataning.

Baca Juga  NasDem Tolak RUU Ketahanan Keluarga

Aksi ini juga untuk mendorong Gubernur Anies secepatnya membatalkan reklamasi sebagai bagian janji kampanye saat Pilkada Jakarta 2017 lalu.

Selain mengumpulkan koin juga dilanjutkan dengan tanda tangan petisi dari
masyarakat yang melintasi jalan di Car Free Day  untuk menolak reklamasi.

“Kami berharap pembayaran denda sebesar Rp 500 miliar tidak menggunakan
APBD,” pungkas Salataning. []

Share :

Baca Juga

Nasional

M Taufik Minta RPTRA yang Pakai CSR dan APBD Diaudit, Diawasi

Headline

Lebih Murah Dari Impor, Pindad Kembangkan Ventilator Harga Rp15 Juta

Nasional

PETANI PENGEDAR NARKOBA DICIDUK POLISI

Headline

BPK : Kerugian Negara Sementara Kasus Jiwasraya Rp16,9 Triliun

Ekonomi

Pemerintah Cairkan Anggaran Bansos Program Keluarga Harapan Sebesar Rp16,4 Triliun

Top News

Reklamasi Harus Distop, PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Nelayan

Ekonomi

BI Sebut NPI Defisit 400 Juta Dollar AS Pada Kuartal II 2021

Top News

Fredrich Yunadi akhirnya Divonis 7 Tahun Penjara