Akun Politisi Galang Dana Dilarang Management Tiktok

- Editor

Jumat, 23 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Washington, Diperoleh informasi dari berbagai media International, yang menyebutkan bahwa saat ini TikTok kembali menjadi sorotan peraturan di AS. Platform berbagi video pendek milik ByteDance Ltd itu tengah menghadapi pertanyaan dari sejumlah senator AS tentang akses ke data penggunanya oleh staf mereka yang berbasis di Cina. Kekhawatiran tentang pengaruh Cina pada pemilik TikTok yang berbasis di Beijing juga meluas ke kampanye propaganda potensial.

Menanggapi sorotan itu, maka pihak management Aplikasi media sosial TikTok telah melarang akun politisi dan pemerintah di platformnya melakukan penggalangan dana. TikTok juga sudah melarang iklan politik, termasuk unggahan berbayar oleh pemengaruh atau influencer.

Baca Juga :   Soal Dugaan Aliran Dana Korupsi Tower BTS ke Partai Nasdem, Jampidsus didesak Periksa Segera Kader Nasdem

Wakil Presiden Solusi Bisnis Global TikTok Blake Chandlee mengungkapkan, kebijakan baru juga akan melarang permintaan donasi, kemampuan niaga elektronik, dan menerima hadiah dari pengguna. Akun politik secara otomatis tidak memenuhi syarat untuk menghasilkan uang melalui TikTok’s Creator Fund.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut diterapkan untuk mengantisipasi penyelenggaraan pemilu sela di Amerika Serikat (AS). Momen itu dianggap sebagai “ujian baru” bagi TikTok untuk mempertahankan sikap netral.

Baca Juga :   DPRD DKI Jakarta Gelar Rapat Paripurna Sahkan Pembentukan Beberapa Pansus

“Dengan melarang penggalangan dana kampanye serta membatasi akses ke fitur monetisasi kami dan memverifikasi akun, kami bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara memungkinkan orang mendiskusikan masalah yang relevan dengan kehidupan mereka sambil juga melindungi platform kreatif dan menghibur yang diinginkan komunitas kami, ” kata Blake Chandlee dalam pernyataannya, dilaporkan Bloomberg, Kamis, 22/9/2022 waktu setempat

 

Berita Terkait

Terkait Dengan Kasus Korupsi BTS Kemenkominfo, AGRAK Desak KPK Periksa Politisi Partai Nasdem
Kompetisi Domestik Dijadikan Ajang Kunci Pembinaan Atlet Akuatik Indonesia
Kerusakan Akibat Angin Puting Beliung, 493 Rumah Warga Kabupaten Bandung Rusak
Perpustakaan Universitas Nasional Dapat Akreditasi A
Hak Angket Langkah Strategis Selamatkan Demokrasi, Semua Rakyat Harus Mendukungnya
Tersangka Judi Bola SBOTOP Dilimpahkan Bareskrim Mabes Polri Ke Kejakgung
Komnas HAM Ungkap Banyak Perusahaan Tak Liburkan Karyawan Saat Pemilu
Pastikan Distribusi Berjalan Lancar, Pj. Gubernur Heru Lepas Pengiriman 15 Ribu Ton Beras Secara Bertahap
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 23:09 WIB

Terkait Dengan Kasus Korupsi BTS Kemenkominfo, AGRAK Desak KPK Periksa Politisi Partai Nasdem

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:41 WIB

Kompetisi Domestik Dijadikan Ajang Kunci Pembinaan Atlet Akuatik Indonesia

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:00 WIB

Kerusakan Akibat Angin Puting Beliung, 493 Rumah Warga Kabupaten Bandung Rusak

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:46 WIB

Perpustakaan Universitas Nasional Dapat Akreditasi A

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:33 WIB

Hak Angket Langkah Strategis Selamatkan Demokrasi, Semua Rakyat Harus Mendukungnya

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:19 WIB

Komnas HAM Ungkap Banyak Perusahaan Tak Liburkan Karyawan Saat Pemilu

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:29 WIB

Pastikan Distribusi Berjalan Lancar, Pj. Gubernur Heru Lepas Pengiriman 15 Ribu Ton Beras Secara Bertahap

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:21 WIB

Zulkifli, Ketua MN PIC AMIN Tunjukkan Bukti Keberpihakan Presiden Jokowi Pada Paslon 02

Berita Terbaru

daerah

Perpustakaan Universitas Nasional Dapat Akreditasi A

Kamis, 22 Feb 2024 - 19:46 WIB