Home / Nasional

Rabu, 8 Juni 2016 - 13:35 WIB

Anggaran BNN Dipangkas, Buwas Singgung Kebutuhan Anjing K-9

JAKARTA, NASIONALPOS – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan kebijakan penghematan anggaran yang tengah diterapkan pemerintah akan berimplikasi terhadap kinerja lembaganya.

Kendati demikian, ia menegaskan, pihaknya akan tetap berupaya maksimal untuk mengantisipasi maraknya peredaran narkoba di Tanah Air.

“Kami harus memahami keuangan negara. Kalau diberikan segitu, kami gunakan semaksimal mungkin,” ujar dia saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Rabu (8/6/2016).

Kepala BNN Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta

Kepala BNN Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta

Di dalam APBN 2016, anggaran yang diterima BNN sebesar Rp 1.367.802.022.000. Namun, lantaran adanya kebijakan penghematan, anggaran yang diterima BNN harus dipangkas sebesar Rp 65.508.444.000.

Untuk optimalisasi biaya operasional, Buwas mengatakan, BNN mengoptimalkan anggaran yang diperoleh dari Kementerian Keuangan berupa reward sebesar Rp 90 miliar dan tambahan kebutuhan mendesak sebesar Rp 741.741.951.000.

“Sehingga, pagu perubahan BNN sebesar Rp 2.134.035.529.000,” kata Buwas.

Mantan Kabareskrim Polri itu menambahkan, masih banyak peralatan operasional untuk mendeteksi narkoba yang belum dapat dipenuhi, salah satunya anjing pelacak atau K-9. Idealnya, dibutuhkan sekitar 2.000 anjing pendeteksi untuk mengamankan seluruh wilayah Indonesia.

“Tapi untuk membentuk kekuatan itu cukup sulit dan mahal. Makanya kami sedang mencari solusi,” ujarnya.

Ia mencontohkan, untuk pengadaan seekor anjing pendeteksi asal Jerman atau Belanda yang siap pakai, dibutuhkan biaya antara Rp 120 juta hingga Rp 125 juta.

Harga tersebut dapat dipangkas apabila kebutuhan anjing itu disiasati dengan anjing local yang harganya cukup dengan Rp 10 juta.

“Tapi pelatih (anjing local) itu belum ada. Makanya kita kemarin mengirim anggota kita untuk belajar melatih. Keinginan Presiden itu setiap BNN P minimal tiga ekor,” kata dia.

(kompas.com)

Share :

Baca Juga

Megapolitan

ITL TRISAKTI Siap Membangun SDM Berkompeten Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Transportasi dan Logistik Untuk Mendukung Kepentingan Berbagai Sektor Pembangunan Nasional

Nasional

BNPB : Jumlah Korban Meninggal Bencana di Palu dan Sekitarnya Mencapai 2.081 Jiwa

Nasional

Bamsoet Resmi Jabat Ketua DPR

Headline

Muktamar PBB Refleksi Kegagalan Politik Akal Sehat

Headline

Presiden Tegaskan Belum Longgarkan PSBB di Sejumlah Daerah

Headline

TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di Kampung Arso Papua

Nasional

Terbuka Jalan Bagi Honorer PNS jadi Pegawai Negeri Sipil

Headline

KRI SHN 366 Tiba Di Dermaga Kolinlamil, Usai Satgas MTF UNIFIL