Home / Megapolitan / Top News

Kamis, 2 Maret 2017 - 16:59 WIB

Anies Heran Kenapa Pemprov DKI Hanya Beri Kemudahan Pendirian Mal

JAKARTA, NasionalPos – Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan Pemerintah DKI harus bersikap adil terhadap semua warganya. Untuk itu, kemudahan pendirian pusat perbelanjaan (mal) harus diimbangi dengan program perumahan dengan down payment (DP) atau uang muka nol rupiah.

Anies menjelaskan itu terkait munculnya polemik tentang adanya mal yang berdiri di lahan negara sudah bergulir terlalu jauh.

Anies menandaskan, pernyataannya terkait mal yang ada di lahan negara bukan dimaksudkan untuk menghentikan operasional mal ataupun persoalan lainnya.

Baca Juga  Mufti Suriah Syekh Adnan Tewas Dibom

“Saya mengatakan ini kita harus adil. Jangan sebagian dikasih kesempatan maju, yang lainnya tidak. Saya bukan bicara soal mal-nya, Bukan soal salah dan harus dihentikan, tapi bagaimana maju bersama dan warganya bahagia,” papar Anies di Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).

Menurut Anies, ketika mal bisa berdiri di lahan negara, harusnya untuk perumahan dengan down payment (DP) atau uang muka nol rupiah yang digagasnya bisa diimplementasikan. Jadi, harus dipahami bahwa pernyataan yang dilemparnya tersebut terkait perbandingan tentang keberpihakan pemprov DKI terhadap rakyat kecil.

Baca Juga  KPK Tahan Mantan Kalapas Sukamiskin

“Pertanyaannya, kenapa kalau kepada pengembang besar diberikan kemudahan, tapi bagi rakyat kebanyakan nggak selalu diberikan,” jelas Anies.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat membantah adanya tanah milik negara yang dijadikan mal seperti yang dikatakan Anies. (cep)

 

Share :

Baca Juga

Megapolitan

GL PRO 08 Gelar Nonton bareng Film Pengkhianatan G30S/PKI

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Senin (21/9/2020)

Ekonomi

Rupiah Tembus Rp14.000 Akibat Virus Corona

Headline

Kasal: Latihan Armada Jaya Guna Mengukur Kesiapan Tempur TNI AL

Headline

Jumat Berkah, Personel Yonif 642/Kapuas Bersihkan Masjid Al-Amin

Ekonomi

Sri Mulyani : Indonesia Tak Akan Lagi Membangun Dengan Utang

Headline

Jajaran Kejati DIY Diperntah Pantau Proyek Bandara Yogyakarta

Headline

Australia Sumbang 2,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Hingga Oksigen Untuk Indonesia