Anies Jangan “Lindungi” Kasudin SDA Jaktim yang Diduga Terlibat Suap

- Editor

Senin, 13 April 2020 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasionalpos.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai Gubernur DKI Jakarta tidak tegas menindak bawahannya yang diduga terlibat kasus suap, Contohnya, Santo masih tetap bercokol Kasudin Sumber  Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Padahal Santo ditengarai terlibat kasus suap terkait proyek Refungsionalisasi Kali/Sungai dan Penghubung (PHB) di Jakarta Barat Tahun Anggaran 2016.

“Anies tidak tegas ke bawahannya. Kalau mau menciptakan pemerintaha yang bersih, maka Anies harusnya tegas terhadap bawahan yang diduga terlibat korupsi. Jangan malah dipertahankan atau dilindungi, seperti Kasudin SDA Jaktim bernama Santo yang tetap menjabat sampai sekarang,” tandas Uchok kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Baca Juga :   Perubahan Bentuk Hukum Jamkrida, Diharapkan DPRD DKI Jakarta, Dapat Fasilitasi Modal UMKM

Menurut Uchok, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa di lingkungan Pemprov DKI jangan hanya sebatas slogan. Bahkan, jika Anies mempertahankan Santo sebagai kasudin, maka dikhawatirkan akan muncul kecurigaan masyarakat bahwa Anies tidak tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anies bias dinilai tidak tegas bahkan membiarkan kebobobrokan terjadi. Ini tentu kerugian buat Anies sendiri. Ini jelas bias merusak citra pemprov DKI yang saat ini dipimpin Anies,” imbuh Uchok.

Seperti diketahui, dalam kasus Korupsi Refungsionalisasi Kali/Sungai dan Penghubung (PHB) di Jakarta Barat TA 2016 telah menghasilkan vonis penjara bagi beberapa Pejabat Lingkup Kantor Walikota Jakarta Barat  yang didakwa telah menerima Suap/Gratifikasi.

Baca Juga :   Wagub : Pemprov akan Cabut Ijin Usaha 30 Tempat Hiburan Nakal

Untuk itu,  Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Fahzal Hendry dan dua hakim anggota Sahlan Effendy dan Sukartono telah merekomendasikan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jakarta Barat untuk Menetapkan Santo (saat itu menjabat Kasie Sudin SDA Jakbar) sebagai Tersangka dalam sidang kasus korupsi tersebut, Pasalnya, Santo dianggap berperan sebagai pemberi suap.

Anehnya,  sampai saat ini pihak Kejati Jakarta Barat tidak menindaklanjuti rekomensasi Hakim Ketua tersebut. Bahkan, Santo justru diangkat menjadi Kasudin SDA Jakarta Timur oleh Gubernur DKI Jakarta. (*)

Berita Terkait

Bagi Pejabat Negara Yang Menjadi Kontestan Pemilu, Makna Cuti Harus Jelas,Tegas dan Berkeadilan
Polisi Terus Dalami Motif Kasus Pembunuhan Jagakarsa
Produk UMKM Pilihan Meriahkan Discover Jakarta Showcase di Hotel Borobudur
5 Pemain MU yang pernah Dipuji Pep Guardiola, Bagaimana Nasibnya Kini?
Sarlin Calon Kuat Koorpresnas BEM PTMAI di Silatnas 2023-2024
Sebuah Analisa : Mewaspadai Tiga Kekuatan Asing Diduga ‘Ikut Bermain’ Di Pilpres Indonesia 2024 ???
Setjen DPR RI Terus Berbenah Mengelola Tenaga Sistem Pendukung
Pj. Gubernur Heru Lantik Heru Suwondo sebagai Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta
Berita ini 582 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Desember 2023 - 18:43 WIB

Operasi SAR Banjir Bandang Humbang Hasundutan Diperpanjang Tiga Hari

Sabtu, 9 Desember 2023 - 22:11 WIB

Bagi Pejabat Negara Yang Menjadi Kontestan Pemilu, Makna Cuti Harus Jelas,Tegas dan Berkeadilan

Sabtu, 9 Desember 2023 - 20:28 WIB

Polisi Terus Dalami Motif Kasus Pembunuhan Jagakarsa

Sabtu, 9 Desember 2023 - 18:49 WIB

Menhan Prabowo Beri Santunan Kepada Korban Erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumbar

Jumat, 8 Desember 2023 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Jakarta Raih Dua Penghargaan Pembangunan Zona Integritas dari Kementerian PAN-RB

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:09 WIB

Hujan Air Disertai Abu Vulkanik Terjadi di Boyolali dan Magelang

Jumat, 8 Desember 2023 - 18:57 WIB

Lima Bendungan Ini Selesai dan Siap Diresmikan di Awal 2024

Rabu, 6 Desember 2023 - 22:14 WIB

Sarlin Calon Kuat Koorpresnas BEM PTMAI di Silatnas 2023-2024

Berita Terbaru

Headline

Polisi Terus Dalami Motif Kasus Pembunuhan Jagakarsa

Sabtu, 9 Des 2023 - 20:28 WIB