Home » Top News » APBN 2025 Harus Perhatikan Perubahan Geopolitik Dunia dan Transisi Pemerintahan Baru

APBN 2025 Harus Perhatikan Perubahan Geopolitik Dunia dan Transisi Pemerintahan Baru

dito 01 Apr 2024 107

NasionalPos.com, Jakarta- Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menegaskan Pemerintah Indonesia perlu waspada untuk mempersiapkan diri dengan perubahan yang signifikan. Perubahan itu tidak hanya terkait soal geopolitik dunia akan tetapi juga pada masa transisi pemerintahan yang baru.

Sebab itu, pembahasan rancangan APBN 2025 harus memberikan dampak yang positif sekaligus optimisme demi pertumbuhan perekonomian yang lebih baik dibandingkan dengan tahun 2024.

Demikian pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Banggar DPR RI Muhidin Mohamad Said saat membuka agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Banggar DPR RI dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Teguh Dartarto dan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/4/2024).

“Kita tentunya berharap (kinerja) pemerintahan baru nantinya akan lebih memberikan dampak dan berpengaruh optimis bagi kinerja perekonomian nasional terutama investasi, stabilitas makro ekonomi nasional, serta keberlanjutan sumber daya alam diperkirakan akan menjadi game changer bagi aktivitas investasi ke depan,” ucap Muhidin.

Baca Juga :  Hasil Pantauan Bapanas, Pekan ini, Harga Pangan, Daging & Sayuran Fluktuatif

Tidak berhenti mengingatkan, Politisi Fraksi Partai Golongan Karya (F-Golkar) itu menekankan agar laju pertumbuhan investasi perlu terus dijaga dengan baik, jangan sampai mengalami penurunan. Hal ini menjadi perhatiannya supaya ekspektasi target investasi pada tahun 2025 tetap stabil dan terjaga.

“Kita perlu waspada dengan kondisi global yang masih fluktuatif dan penuh dengan ketidakpastian. Jangan sampai mengganggu motor penggerak PDB yang lain seperti ekspor yang juga sedang mengalami tren menurun. Apalagi, konsumsi rumah tangga pun relatif dibayangi tekanan biaya kebutuhan pokok,” tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap keterlibatan pakar ekonomi serta perwakilan pengusaha dapat memberikan masukan dan aspirasi sehingga pendahuluan APBN tahun 2025 bisa menyelesaikan sejumlah isu yang dihadapi oleh negara. “Pemerintah perlu terus menyiapkan berbagai strategi dan kebijakan untuk mendorong kinerja perekonomian agar terus tumbuh dan berkembang,” tandas Muhidin.

Baca Juga :  Di Momentum Hari Bela Negara, FSAB Serukan Teguhkan Semangat Cinta Tanah Air di Tengah Tantangan Zaman yang semakin Kompleks

Sebagai informasi, Banggar DPR RI akan konsisten mendorong agar tingkat investasi meningkat pada tahun anggaran 2025. Harapannya, hal itu akan menambah produksi dan lapangan kerja yang semakin terbuka lebih banyak. Tentunya, peluang ini akan berdampak pada penurunan angka pengangguran dan menguatnya konsumsi rumah tangga sebagai motor utama ekonomi Indonesia.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia akan memasang target realisasi investasi sebesar 1650 triliun atau naik 17,8 persen dari target tahun 2023 yang senilai 1400 triliun. Target ini dinilai oleh Banggar DPR RI sebagai target yang tidak ambisius, mengingat adanya ketidakpastian ekonomi dan pertumbuhan global dan domestik.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
UPERTIS Resmi Buka Dies Natalis ke-6, Usung Tema “Green Campus, Green Integrity”

Primadoni,SH

05 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com – Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-6 pada Senin, 3 Agustus 2026, di Kampus I UPERTIS, Jalan Batipuh Panjang, Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Perayaan tahun ini mengusung tema “Green Campus, Green Integrity” sebagai wujud komitmen kampus dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, pelestarian alam, serta penguatan …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

SMAN 3 Painan Juara I Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Sumbar, Siap Wakili Provinsi ke Ajang Nasional

Primadoni,SH

01 Agu 2026

PADANG, Nasionalpos.com  – SMAN 3 Painan berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berhak mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih setelah tim SMAN 3 Painan mengungguli SMAN 1 Padang dan SMA IT ICBS Payakumbuh pada babak final yang digelar di Hotel Santika Padang, Sumatera …

Wali Kota Lantik Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Periode 2026-2031

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Jul 2026

NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat melantik Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap Kota Lubuk Linggau periode 2026–2031, H Suhada, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (27/7/2026). Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi, unsur Forkopimda, Sekda H. Trisko Defriyansa, …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

x
x