Home / Internasional

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 14:21 WIB

AS Ancam Akan Kirim Militer Besar-besaran jika Korut Pakai Senjata Nuklir

NasionalPos – Amerika Serikat kembali mengingatkan Korea Utara untuk tidak menggunakan senjata Nuklir. Jika tidak, AS akan mengerahkan kekuatan militer besar-besaran untuk menghentikan Korut.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis, Sabtu (28/10/2017), menegaskan bahwa AS akan mengambil tindakan tegas jika Pyongyang menyerang negara adidaya tersebut.

“Setiap serangan terhadap AS atau sekutunya akan dikalahkan. Setiap penggunaan senjata nuklir oleh Korut akan berhadapan dengan respons militer yang masif, efektif, dan besar,” kata Mattis saat jumpa pers dalam kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, Sabtu.

Mattis menyebutkan bahwa Washington tidak bisa menerima penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara. Ia tidak menyebutkan jenis penggunaan senjata nuklir yang akan memicu kemarahan Paman Sam.

Baca Juga  Qatar dan Mufti Oman Dukung Bokot Produk Prancis

Kedatangan Mattis ke negara tetangga Korut ini dilakukan menjelang kunjungan pertama Presiden AS Donald Trump ke Koresl bulan depan. Kunjungan Trump itu merupakan bagian dari tur ke Asia dan ia juga akan melawat ke Jepang, China, Vietnam, dan Filipina.

Trump diharapkan akan menyampaikan pidato di parlemen Korsel dan mengunjungi pangkalan militer AS di negara tersebut dalam kunjungan dua hari pada selama 7-8 November 2017.

Mattis berulang kali menekankan adanya langkah diplomatik untuk mengurangi ketegangan selama perjalanan Trump ke Asia. Ia menegaskan bahwa AS “tidak terburu-buru berperang” dan tujuannya adalah “bukan perang” menentang Korut.

Baca Juga  China dan Rusia Kompak ‘Serang’ KTT Demokrasi AS

Korut diperkirakan memiliki sekitar 10.000 artileri dan setidaknya 50 rudal jarak pendek yang ditempatkan di sepanjang perbatasan dengan Korsel.

Di bawah pimpinan Kim Jong Un, negara tersebut telah membuat kemajuan signifikan dalam teknologi atom dan rudalnya.

Sejak Kim menjadi penguasa pada 2011, ia telah mengawasi empat dari enam uji coba nuklir Korut. Ia memuji senjata nuklirnya sebagai “pedang berharga” untuk melindungi negaranya dari kemungkinan invasi oleh “musuh imperialis” AS.[]

 

sumber : kompas.com

Share :

Baca Juga

Headline

CPJ Laporkan Meksiko Negara Paling Bahaya Untuk Jurnalis

Headline

Ribuan Jemaah Mulai Kumpul di Arafah Untuk Wukuf

Headline

Putin Undang Taliban Dalam Dialog Internasional

Internasional

Satu Juta Anak Hidup Memprihatinkan di Gaza

Headline

Belasan Senator AS Minta Audit Kemenangan Biden

Headline

China Tolak Permintaan WHO Untuk Buka Data Sumber Covid-19

Headline

Kapal Induk China Melaju Ke Laut China Selatan, Taiwan Siaga Satu

Headline

Hadiah Rp41 Miliar Bagi Yang Bisa Bunuh Trump