Home / Headline / Internasional / Top News

Sabtu, 11 September 2021 - 19:10 WIB

AS Bersama Jepang dan Korsel Mau Lucuti Nuklir Korut

Kim Jong Un

Kim Jong Un

NasionalPos.com, Jakarta – Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan akan menggelar pertemuan di Tokyo guna memecah kebuntuan upaya pelucutan senjata nuklir dan rudal Korea Utara yang selama ini mandeg.

“Ketiga negara diharapkan melakukan diskusi mendalam tentang cara mempromosikan kerja sama dalam mengelola situasi Semenanjung Korea secara stabil dan melanjutkan proses perdamaian dalam waktu dekat,” kata Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pernyataan, Jumat (10/9).

Seoul menuturkan perwakilan khusus Korsel untuk urusan perdamaian dan keamanan Semenanjung Korea, Noh Kyu-duk, akan melakukan perjalanan ke Jepang selama tiga hari.

Baca Juga  Setelah Banding Diterima, Romi Bebas Dari Rutan KPK

Rencananya, ia akan bertemu dengan utusan AS untuk Korea Utara, Sung Kim, dan Direktur Jenderal Biro Urusan Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri Jepang, Takehiro Funakoshi.

Selain membicarakan masalah rudal dan nuklir Korut, para utusan juga akan memperkuat kerja sama Seoul, Washington, dan Tokyo.

Pada Agustus lalu, Sung Kim mengatakan dirinya siap menemui perwakilan Korut di mana saja dan kapan saja.

Dikutip Reuters, selama ini upaya pelucutan senjata nuklir Korut masih jalan di tempat. Padahal, AS-Korut sempat sepakat untuk denuklirisasi Semenanjung Korea.

Baca Juga  Presiden Jokowi dan Para Menteri Tes Virus Corona

Pyongyang selama ini menyatakan bahwa mereka terbuka untuk diplomasi. Namun, sanksi AS dan latihan militer antara Seoul dan Washington kerap menjadi batu ganjalan diplomasi dengan Korut.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa ia akan mencari berbagai jalan diplomasi dalam usaha melucuti senjata nuklir dan rudal balistik Korut. Namun, Biden masih belum mau meringankan sanksi AS terhadap negara terisolasi itu. (CNN Indonesia)

 

Share :

Baca Juga

Hukum

Dilarang Pesta Malam Tahun Baru di Jakarta

Headline

Harapan Pembina Ranting Saka Wira Kartika pada HUT Ke -58 Pramuka

Top News

Munarman Jadi Tersangka Setelah Menghina Pecalang

Politik

Djan Faridz Tak Diakui KPU, Kini Siap Gabung ke PBB

Ekonomi

Penyaluran KUR dan PEN Bentuk Kolaborasi Askrindo dan BPD Bali

Megapolitan

Gereja Tidak Berpolitik, Tapi Pembentuk moral Politisi Kristiani

Headline

Imran Khan Sebut India Sokong Kebencian terhadap Islam

Megapolitan

TNI-Polri Gelar Apel Konsolidasi Kesiapan Pengamanan Sidang PHPU