Home / Internasional

Selasa, 30 Januari 2018 - 23:08 WIB

AS Bocorkan Daftar Pengusaha di Lingkaran Putin

Nasionalpos.com, Jakarta – Kementerian Keuangan Amerika Serikat membeberkan daftar nama pengusaha Rusia yang disebut akrab dengan Kremlin.

Sejumlah nama pengusaha Rusia yang masuk dalam ‘daftar oligarki’ tersebut, diantaranya German Gref, CEO Sberbank yang merupakan peminjam dana terbesar di Rusia; dan Andrey Kostin, kepala eksekutif peminjam dana terbesar kedua, VTB; adalah dua di antara pengusaha yang masuk dalam daftar.

Alexei Miller, CEO monopoli eksportir bahan bakar Gazprom, juga ada di antara pengusaha yang disebutkan namanya.

Selain itu, ada pula Alexei Mordashov, pemilik salah satu produsen logam terbesar Rusia, Severstal; dan Leonid Mikhelson, pemilik produsen bahan bakar swasta Novatek.

Baca Juga  Pasca Longgarkan Lockdown, Selandia Baru Laporkan Nol Kasus Corona

Miliarder logam yang mempunyai saham di klub sepak bola Inggris Arsenal, Alisher Usmanov; serta Eugene Kaspersky, CEO perusahaan keamanan siber di Moskow; juga masuk dalam daftar.

Dilansir dari CNNIndonesia, daftar yang disusun sebagai bagian dari paket sanksi ini tidak langsung memastikan mereka akan dijatuhi hukuman. Namun, setidaknya orang-orang kaya Rusia itu kini hidup dalam bayang-bayang.

Lingkaran dalam Presiden Rusia Vladimir Putin kini sudah menjadi subjek sanksi yang bersifat pribadi. Hukuman itu dijatuhkan karena Rusia mencaplok kawasan Crimea dari Ukraina.

Baca Juga  Keluarga Berantakan di India Karena Beda Parpol

Sementara itu, “daftar oligarki” yang dipublikasikan pada Selasa (30/1/2018) dipicu oleh dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan umum presiden AS pada 2016 lalu, di mana Hillary Clinton dikalahkan oleh Presiden Donald Trump.

Dalam pernyataan pers yang menyertai pengumuman daftar tersebut, Kemenkeu menyatakan orang-orang dimasukkan ke dalam daftar itu berdasarkan jumlah kekayaan dan “kedekatannya dengan rezim Rusia.”

Kemenkeu juga menyatakan penyertaan nama pada daftar tidak menunjukkan apakah seseorang menjadi subjek sanksi atau pembatasan lainnya, atau apakah mereka terlibat dalam aktivitas menyimpang. ( )

Share :

Baca Juga

Headline

Pangeran Arab Saudi Dikabarkan Wafat Diduga Karena Corona

Headline

Terungkap Aset dan Kejahatan Keuangan Kardinal Vatikan

Headline

Dua Perwira TNI AU Lulus Pendidikan International Flying Instructor Course Australia

Headline

Kecele, Dubes Palestina Mengira Acara KAMI adalah Perayaan HUT RI

Headline

Setelah Pejabat Taiwan Bertemu AS, China Marah

Headline

Gara-Gara Usul Lockdown, Menkes Brasil Dipecat

Internasional

Umat Muslim di Islandia Berpuasa selama 22 Jam

Headline

Dirjen WHO Membantah Tuduhan AS Soal Kesepakatan Dengan China