Home » Nasional » daerah » Banyak Nemo Menggemaskan, Konservasi Carita Banten Dipadati Wisatawan

Banyak Nemo Menggemaskan, Konservasi Carita Banten Dipadati Wisatawan

dito 14 Apr 2024 210

NasionalPos.com, Pandeglang, Banten- Musim libur Lebaran Idulfitri 2024, mungkin menjadi salah satu liburan terpadat di Kawasan Pantai Carita, Pandeglang setelah pandemi Covid-19. Sejak satu hari setelah lebaran, kawasan eksotis ini sudah dipadati ribuan wisatawan dari berbagai daerah.

Sampai hari ketiga pascaLebaran, hampir tidak ada ruang  nganggur atau tidak terisi di sepanjang Carita. Berbagai titik pantai di kawasan ini sudah dipenuhi wisatawan sejak pagi hari.

Di balik eksotisme Pantai Carita, ada satu spot tidak boleh dilewatkan bila berkunjung ke sini, yaitu wisata Keramba Konservasi. Destinasi di Desa Sukarame, Pandeglang, Banten, ini, mengajak wisatawan menikmati laut di atas keramba apung.

Dikelola Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut (KABL), objek wisata ini menawarkan sensasi berwisata yang berbeda. Selain bisa menikmati laut lepas di atas keramba apung, wisatawan juga bisa merasakan keindahan bawah laut Carita.

Baca Juga :  BAZNAS Pesisir Selatan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagari Painan

Melalui snorkeling, pengunjung bisa memberi makan banyak ikan nemo yang cantik menggemaskan. Selain itu, wistawan juga bisa belajar transplantasi terumbu karang.

Ketua Kelompok KABL Arip menyatajan, di musim libur Lebaran kali ini menerima banyak kunjungan wisatawan ingin menikmati berenang di tengah laut. Sebagian besar mereka adalah wisatawan berasal dari pantai umum di sekitar Keramba Konservasi.

“Wisata di keramba sendiri itu rata-rata yang ada di (Pantai) Lagundi, Pasir Putih, atau Karangsari. Mereka dihantar melalui Banana Boat, kegiatannya snorkeling atau hanya selfie atau sekadar kasih makan ikan,” katanya, Minggu (14/4/2024).

Arip menyebut, ada tiga keramba apung disediakan dengan masing-masing ukuran 7×6 meter sebanyak 2 unit dan 1 unit berukuran 5×5 meter. Setiap hari sejak H+1 Lebaran, ketiga keramba apung itu selalu dipenuhi wisatawan, rerata mencapai 1.000 orang.

“Aktivitas wisata tidak dibatasi, tapi ketika memang full kita tidak menerima, gitu. Dari catatan kami, minimal 1.000 per hari,” ucap Arip.

Baca Juga :  Ruko Serobot Lahan di Pluit, Telah Dibongkar Satpol PP Provinsi DKI Jakarta

Untuk menikmati wisata keramba apung ini, wisatawan dikenakan tarif sebesar Rp15.000, dengan ketentuan satu kelompok berisi tujuh orang. Biaya yang didapat itu, nantinya digunakan kembali untuk kegiatan konservasi ekosistem bawah laut.

Arip menyebut, sampai H+3 lebaran tahun ini, animo wisatawan  berkunjung ke Keramba Konservasi lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa minat wisatawan mengetahui konservasi alam bawah laut Carita sudah lebih besar.

Meski begitu, ia menyadari, belum seluruh wisatawan berkunjung ke keramba apung memiliki kepedulian terhadap konservasi alam bawah laut. Diperkirakan dari 1.000 kunjungan per hari, 40 persen di antaranya tertarik dengan alam bawah laut Carita dengan snorkeling.

“Sisanya banyak yang hanya ingin selfie, berenang biasa. Ada juga melihat ikan dari atas,” ucap Arip.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

JDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

Primadoni,SH

04 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah terus memperkuat pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Layanan berbasis digital ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat, akurat, dan terpercaya terhadap berbagai dokumen hukum resmi tanpa dipungut …

SMAN 3 Painan Juara I Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Sumbar, Siap Wakili Provinsi ke Ajang Nasional

Primadoni,SH

01 Agu 2026

PADANG, Nasionalpos.com  – SMAN 3 Painan berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berhak mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih setelah tim SMAN 3 Painan mengungguli SMAN 1 Padang dan SMA IT ICBS Payakumbuh pada babak final yang digelar di Hotel Santika Padang, Sumatera …

Bawaslu Pesisir Selatan: Distribusi X-banner PPID Dilanjutkan untuk Perkuat KIP

Primadoni,SH

31 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Komitmen terhadap Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kini terus diperkuat oleh berbagai lembaga publik, termasuk satu di antaranya Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Menurut Anggota, Bambang Putra Niko, penguatan komitmen tersebut dibuktikan dengan dilanjutkannya pendistribusian _x-banner_ tata cara mengakses informasi melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). “Sekarang kami …

PTUN Padang Nyatakan Gugatan Pilwana Kapuh Utara Tidak Diterima, Penggugat Dinilai Tak Memiliki Legal Standing

Primadoni,SH

30 Jul 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menjatuhkan putusan dalam perkara Nomor 17/G/2026/PTUN.PDG yang berkaitan dengan sengketa Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kapuh Utara, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Putusan tersebut ditayangkan dilaman Informasi PTUN Padang, pada Kamis (30/7/2026). Berdasarkan informasi putusan yang dipublikasikan PTUN Padang, …

x
x