Home / Headline / Hukum / Nasional / Top News

Rabu, 18 Maret 2020 - 09:45 WIB

Cegah Penyebaran Covid 19, Pegawai KPK Kerja Di Rumah

Nasionalpos.com, Jakarta – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilahkan pegawai lembaga anti rasuah itu untuk bekerja di rumah untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 . Untuk itu, pimpinan KPK telah mengeluarkan surat edaran terkait pemberlakuan bekerja dari rumah.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengungkapkan, surat edaran 6/2020 telah dikeluarkan pimpinan KPK pada Senin (16/3/2020) kemarin.

“Sebagai antisipasi penyebaran virus Corona ini dimana pada prinsipnya pegawai KPK diperbolehkan dengan izin atasannya di unit yang masing-masing, untuk bekerja dari rumah dan tentunya pekerjaan-pekerjaan ini juga kemudian dilaporkan kepada atasannya setiap hari,” jelas Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/3/2020) malam.

Baca Juga  Bamsoet Bilang Kecil Kemungkinan Ubah Masa Jabatan Presiden

Meski kerja dari rumah sudah diberlakukan, namun kata Ali, pegawai KPK tetap wajib ke kantor jika diperlukan. “Jadi walaupun bekerja dari rumah, tapi tetap kemudian ada panggilan penuh untuk ke kantor harus segera datang ke kantor,” terangnya.

Lebih lanjut Ali menerangkan bahwa kebijakan kerja dari rumah tersebut berlaku sejak surat edaran dari pimpinan KPK dikeluarkan yakni pada Senin (16/3/2020) kemarin hingga dua pekan ke depan yakni hingga 31 Maret 2020.

Baca Juga  Pengadilan Tinggi Jakarta Tolak Banding Jhoni Allen Terhadap Ketum Partai Demokrat

“Tentunya nanti akan di evaluasi lebih lanjut, melihat situasi dan kondisi yang ada nantinya,” imbuhnya.

Namun, khusus untuk pegawai KPK di bidang penindakan, tidak diberlakukan kebijakan bekerja di rumah. Sebab, hal itu terikat dengan UU untuk menyelesaikan berkas perkara yang tengah ditangani di KPK.

“Di penindakan masih tetap bekerja termasuk pemeriksaan dan permintaan keterangan kepada para saksi dan persidangan di berbagai daerah termasuk di Pengadilan Tipikor di Jakarta Pusat. Namun tentunya tetap memperhatikan standar keamanan dari sisi pencegahan dan antisipasi wabah dari Corona,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Polri Klaim Masih Ustaz Maheer Masih Sehat Saat Awal Ditahan

Headline

Menkumham Dikritik PDIP Soal Pengangkatan Polisi Jadi Pejabat

Headline

DFW Indonesia Ungkap Satu Lagi ABK WNI Meninggal di Kapal China

Headline

Waspada, Hasil Rapid Test Negatif Tak Jamin Seseorang Bebas Covid-19

Headline

Bareskrim Segera Periksa Stafsus Wapres Terkait Dugaan Pemerasan

Politik

Prioritaskan Melayani Warga Jakarta, Haposan P Batubara Layak Di Pilih

Headline

Jokowi Merasa Ada Yang Ingin Jerumuskan Dirinya

Top News

KPK Tuntut Nur Alam 18 Tahun Penjara Karena Rusak Lingkungan