Home / Headline / Internasional / Top News

Selasa, 28 Januari 2020 - 19:47 WIB

Cegah Virus Corona, Korut Isolasi Warga China

Nasionalpos.com,
Jakarta
– Pemerintah Korea Utara akan mengharuskan orang asing dari China
untuk melalui program karantina selama sebulan. Upaya tersebut dilakukan untuk
mencegah penularan virus corona yang mematikan.

Kedutaan Rusia lewat unggahan di akun Facebook resminya
melaporkan bahwa kementerian luar negeri Korea Utara telah menginformasikan
seluruh warga asing yang baru mengunjungi China.

Warga asing yang dimaksud termasuk diplomat dan staf yang
baru mengunjungi China. Program karantina akan dilakukan di bawah pengawasan lembaga
medis selama satu bulan.

Dilansir NK News, orang asing yang baru tiba dari China melalui
jalur udara akan diisolasi di hotel Jangsusan di Pyongyang, sekitar 30
kilometer utara dari ibu kota Korea Utara.

Sementara untuk orang asing yang tiba dari China selain
melalui jalur darat akan dikarantina di hotel terdekat dari titik masuk semula.

Baca Juga  Lepas Lockdown, Shlat Id di Malaysia Dibatasi 30 Jamaah

“Langkah-langkah ini [karantina] bertujuan untuk
melindungi kehidupan dan keselamatan karyawan kami untuk misi diplomatik DPRK
dan organisasi nasional, serta mencegah pandemi jenis virus corona baru,”
tulis kedutaan Rusia.

Media Korea Utara, Rodong Sinmun melaporkan pemerintah
menetapkan zona isolasi di perbatasan negara, pelabuhan, dan bandara untuk
orang-orang yang berasal dari China.

Pemerintah diketahui memperketat area perbatasan di Sinuiju
dengan melakukan pengecekan ketat untuk mengetahui tanda-tanda terinfeksi virus
corona.

Pekan lalu, Korea Utara mengumumkan untuk menutup sementara
perbatasan dengan China untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus
corona. Pemerintah juga mengeluarkan larangan sementara untuk berwisata ke
China.

Baca Juga  Sekjen PB GPMI, Carum Widodo Ultimatum Sukmawati

Selain China, penyebaran virus corona saat ini tercatat di
Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Taiwan, Macau, Amerika Serikat, Kanada,
Jerman, Prancis, Australia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand,
Nepal, Sri Lanka, Kamboja, dan Ivory Coast.

Hingga saat ini korban meninggal akibat virus corona di
China sudah mencapai 106 orang. Jumlah kasus terbaru dikonfirmasi sebanyak
2.700.

Dikutip dari AFP, Selasa (28/1/2020), di Provinsi Hubei,
sebanyak 24 orang dilaporkan meninggal, dan 1.291 terinfeksi. Dengan demikian,
total kasus yang dikonfirmasi secara nasional naik drastis menjadi lebih dari
4.000.

Komisi Kesehatan Hubei mengungkapkan penularan terpantau
tetap berasal dari ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan. Demikian dilansir dari CNN
indonesia.com. (*)

Share :

Baca Juga

Headline

Jack Ma Terlihat di Hong Kong Lagi Makan Bersama Rekan Bisnis

Headline

Jokowi Bebaskan WNA Yang Divonis Bersalah Pelecehan Seksual

Megapolitan

Fordim Jakarta: Gubernur Jangan Salah Pilih Pemimpin Pendidikan di Jakarta

Internasional

HUT RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Gunung Tertinggi di Eropa

Nasional

Dukungan Menguat, Prabowo Segera Deklarasi Capres 2019

Headline

DPR Tolak Revisi Omnibus Law Ciptaker, Buruh Akan Kembali Demo

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Senin (15/6/2020)

Politik

Hanura Bisa Jadi Tak Ikut Pemilu 2019