Home / Headline / Internasional / Top News

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:05 WIB

Dalam Dua Ledakan Dahsyat di Filipina 40 Terluka Dan 11 Tewas

NasionalPos.com, Jakarta – Dua ledakan terjadi pada Senin (24/8) di Jolo, Sulu sebuah pulau selatan Filipina yang merupakan kubu militan Islam, Abu Sayyaf. Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 11 orang dan sekitar 40 lainnya luka-luka.

“Ada ledakan besar sekitar tengah hari di dekat alun-alun kota di Pulau Jolo,” kata Kapten Rex Payot, juru bicara satuan tugas antiterorisme gabungan polisi-militer.

Letnan Jenderal Corleto Vinluan mengatakan sedikitnya lima dari korban tewas dan 18 luka-luka merupakan tentara dan polisi. Sementara 22 orang yang terluka merupakan warga sipil.

Vinluan mengatakan ledakan pertama terjadi di alun-alun kota di Pulau Jolo menewaskan lima tentara dan empat warga sipil.

Baca Juga  Austin Kulit Hitam Pertama Yang Jabat Menhan AS

Tak berselang lama terjadi ledakan kedua dekat Katedral Our Lady of Mount Carmel hingga menewaskan seorang tentara dan seorang perempuan yang diduga pelaku bom bunuh diri.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Jolo yang berada di Kepulauan Sulu, ujung selatan Filipina telah lama dianggap sebagai wilayah pendudukan dan sarang aktivitas militan.

Mengutip New York Times, ledakan pertama yang terjadi di depan Paradise Food Plaza di sebuah desa bernama Walled City di pusat kota Jolo.

Baca Juga  Kim Jong-un Tampak Kurus di Parade Militer

Penyelidikan awal mengidentifikasi pelaku memasang alat peledak rakitan di sepeda motor. Ledakan itu kemudian merusak dua kendaraan militer yang tengah terparkir di dekatnya.

“Berdasarkan temuan awal, terlihat ada sepeda motor yang terbakar di kawasan itu,” kata pihak militer. Besar kemungkinan sepeda motor itu digunakan tersangka pengeboman.

Jenderal Manuel Abu, kepala polisi di Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao, termasuk Jolo, mengatakan ledakan pertama mungkin dimaksudkan untuk menarik pihak berwenang ke daerah tersebut.

Aksi bom bunuh diri juga sempat dilakukan di Katedral Our Lady of Mount pada awal tahun lalu hingga menewaskan sedikitnya 23 jemaat yang sedang menjalani Misa.

(CNN Indonesia)

Share :

Baca Juga

Top News

Sikap Tak Sopan kepada KH. Ma’ruf Amin Gerus Elektabilitas Ahok

Headline

Warga Aspol Menteng Datangi Polres Metro Jakarta Pusat

Ekonomi

Menparekraf: Desa Wisata Sangat Potensial Ciptakan Lapangan Kerja

Megapolitan

Jelang Lebaran, Wajah Sjafrie Sjamsoeddin Terpampang di Sudut-sudut Jakarta

Ekonomi

Menkeu : Realisasi Subsidi Bunga Pelaku UMKM Masih Kecil

Headline

Keluarga Korban Penembakan di Papua Minta Kasusnya Dibawa Ke Pengadilan HAM

Headline

Trump Akan Larang 92 Juta Anggota Partai Komunis China Masuk AS

Headline

Pangkoarmada I Hadiri Shalat Ghaib dan Doa Bersama Untuk ABK KRI Nanggala-402